BELITUNG TIMUR, SEPUTARBABEL.COM – Semangat anak-anak karateka Belitung Timur mau bertanding di Kejuaraan Nasional Bandung 9–11 Mei 2026 hampir terancam kandas. Bukan karena kalah di tatami, tapi karena orang tua tak sanggup bayar tiket dan biaya lain.
“Kami menyambut baik kejurnas ini. Tapi kami orang tua atlet tidak punya pekerjaan tetap. Biaya tiket, akomodasi, konsumsi semua dibebankan ke kami,” ujar perwakilan orang tua atlet, Kamis (14/5/2026).
Tiga atlet yang sudah lolos dan siap bertanding kini terancam gagal berangkat. Mereka adalah Afis asal Kampit, Agry Friyandra asal Gantung, dan David asal Tanjungpandan. Semua berasal dari keluarga yang hidup pas-pasan.
Orang tua menilai, kalau pemerintah daerah dan pusat serius mau mengangkat prestasi olahraga, jangan biarkan atlet daerah berjuang sendiri.
“Harapan kami kepada Bapak Gubernur Babel dan Menteri Olahraga, beri jalan terbaik soal biaya anak kami selama mengikuti kejurnas,” tegas mereka.
Tanpa bantuan, kejurnas ini hanya akan jadi panggung buat anak pejabat dan anak orang mampu. Sementara anak kampung yang punya prestasi dipaksa mundur sebelum bertanding.












