TANJUNGPANDAN, SEPUTARBABEL.COM– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Belitung angkat suara keras. Mereka menyatakan dukungan penuh kepada Polres Belitung untuk mengusut tuntas dugaan aksi teror yang menimpa Pimpinan Redaksi Belitung Televisi Berita (BTB), Fahrudin Fictory alias Atub.
Insiden terjadi di kantor BTB, Jalan A Yani, Tanjungpandan, Selasa dini hari (9/6/2026) sekitar pukul 00.30 – 05.30 WIB. Mobil milik Atub diduga dirusak orang tak dikenal dengan kaca belakang dipecahkan.
Ketua PWI Belitung, Ali Hasmara, tidak main-main. Ia mengecam tindakan tersebut dan mendesak polisi bekerja maksimal mengungkap pelaku dan motifnya.
“Kami dari PWI Kabupaten Belitung mendukung penuh Polres Belitung untuk mengusut tuntas kasus ini. Kalau benar ini bentuk intimidasi terhadap wartawan, maka tidak boleh dibiarkan,” tegas Ali.
Menurut PWI, pengrusakan kendaraan wartawan bukan sekadar soal barang rusak. Ini serangan langsung ke kebebasan pers dan keamanan jurnalis saat menjalankan tugas untuk publik.
“Wartawan bekerja untuk kepentingan rakyat. Segala bentuk ancaman dan tekanan terhadap kerja jurnalistik harus jadi perhatian bersama,” katanya.
PWI berharap polisi segera menangkap pelaku agar tidak ada lagi wartawan di Belitung yang jadi sasaran teror.
“Proses hukum harus transparan. Pers harus tetap bebas menjalankan fungsi kontrol sosial tanpa rasa takut,” tegas Ali.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Belitung masih menyelidiki kasus ini. Motif dan identitas pelaku belum terungkap.












