Pasca Pembakaran Kantor Timah, GP Ansor Minta Kader dan Banser Bersikap Begini

Ketua PW GP Ansor, Irwandi Pasha (Berjaket Banser duduk) Usai Membuka Rakorcab GP Ansor Beltim, Sabtu (8/8/2026) bersama pengurus PW GP Ansor Babel, PC GP Ansor Beltim dan Banser

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Terkait aksi anarkis dilakukan peserta demo warga di Kantor operasional PT Timah Tbk di Desa Lenggang, Gantung, Jumat (7/8/2026) dengan membakar. Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), resmi menghimbau kader dan Banser Belitung Timur.

Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Irwandi Pasha membenarkan jika mereka pengurus PW GP Ansor mengeluarkan 5 poin himbauan. Diharap ini menjadi dasar kader dan Banser di Beltim untuk menyikapi pasca aksi pembakaran dan penjarahan. “Kami menghimbau sahabat Ansor (kader dan Banser) di Belitung Timur,” jawab Pasha siang tadi.

Rakorcab GP Ansor Beltim, Sabtu (8/8/2026) dihadiri langsung Ketua PW GP Ansor, Irwandi Pasha

Pertama, jaga diri dan keselamatan, dengan selalu menjaga demi keselamatan pribadi dan keluarga. Kedua, menghindari objek vital dan kerumunan massa. “Kader Ansor dan Banser tidak mendekati objek vital dengan kerumunan massa,” sambung Pasha.

Ketiga, stop menshare apa yang sedang terjadi di Beltim baik video maupun foto baik mensos atau WhatsApp. “Karena dikhawatirkan akan memperkeruh dan memiliki dampak negatif kader ansor dan banser tidak ikut berkomentar di medsos tentang kejadian ini. Kelima, selalu berdoa untuk kader dan masyarakat agar aman terkendali,” tambah Pasha.

GP Ansor Belitung Timur (Beltim), Sabtu (8/8/2026) menggelar Rakorcab dihadiri pengurus PW GP Ansor Babel, PC GP Ansor Beltim dan Banser

Ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) GP Ansor Beltim. Hadir Ketua PC GP Ansor Beltim, Agus Suryanto dan Sekretaris PC GP Ansor Beltim, D Hendri Gampang. Didampingi pengurus PW GP Ansor Babel, selain menyampaikan maklumat. Pasha memberikan arahan dan masukan guna kemajuan salah satu badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) ini di Beltim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *