PSI Peduli Belitung, Wyllianto: Politik Harus Hadir di Tengah Masyarakat dan Peduli Lingkungan

BELITUNG, SEPUTARBABEL.COM– Politik sejatinya tidak hanya berbicara tentang kekuasaan, kontestasi, atau momentum pemilihan umum. Politik juga harus mampu menghadirkan kepedulian, mendengar suara masyarakat, serta ikut mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah kehidupan warga.

Semangat itulah yang terus didorong Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Belitung melalui berbagai kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

Anggota DPRD Kabupaten Belitung dari PSI, Wyllianto, mengatakan bahwa keberadaan partai politik harus dapat dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika memasuki tahun politik.

“Politik harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya berbicara soal politik, tetapi bagaimana kita hadir, mendengar, memahami persoalan masyarakat dan ikut memberikan manfaat,”ujar Wyllianto.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Seorang wakil rakyat maupun organisasi politik tidak cukup hanya menyampaikan aspirasi di ruang-ruang formal, tetapi juga perlu melihat secara langsung kondisi masyarakat dan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan janji ketika pesta demokrasi tiba. Masyarakat membutuhkan kepedulian yang konsisten dan kehadiran yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,”katanya.

Peduli Masyarakat, Peduli Lingkungan

Bagi Wyllianto, kepedulian sosial tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap lingkungan.

Sebagai daerah kepulauan, Belitung memiliki kawasan pesisir, laut, hutan, dan lingkungan alam yang bukan hanya menjadi kekayaan daerah, tetapi juga berkaitan langsung dengan kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat.

Karena itu, menjaga lingkungan menurutnya bukan sekadar persoalan kebersihan, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk masa depan Belitung.

“Kalau kita berbicara tentang masyarakat, kita juga harus berbicara tentang lingkungan tempat mereka hidup. Lingkungan yang sehat akan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai persoalan sosial dan lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah memiliki peran penting, tetapi masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas, maupun organisasi politik juga dapat mengambil bagian sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Membangun Politik yang Berorientasi Manfaat

Melalui semangat PSI Peduli, PSI Belitung ingin membangun pendekatan politik yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan, mulai dari membantu masyarakat yang membutuhkan, membangun solidaritas sosial, mendengarkan aspirasi warga, hingga ikut mendorong kesadaran menjaga lingkungan.

Bagi Wyllianto, politik seharusnya tidak berhenti pada bagaimana mendapatkan dukungan masyarakat, tetapi bagaimana kepercayaan yang diberikan masyarakat dapat dikembalikan dalam bentuk kerja dan manfaat.

“Politik bukan sekadar tentang mendapatkan dukungan. Politik harus mampu menghadirkan kepedulian, solidaritas dan manfaat nyata bagi masyarakat,”tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya gotong royong harus terus dipertahankan di tengah masyarakat. Membantu sesama dan menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun organisasi politik, melainkan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat, semakin besar pula dampak positif yang dapat diberikan.

Konsisten Hadir, Bukan Sekadar Datang

Di tengah dinamika masyarakat Belitung yang terus berkembang, PSI berharap komunikasi dan keterlibatan dengan masyarakat dapat dilakukan secara terbuka dan berkelanjutan.

Kehadiran politik, kata Wyllianto, bukan sekadar datang ketika ada kegiatan atau ketika membutuhkan dukungan. Yang lebih penting adalah membangun hubungan yang terus terjaga, sehingga masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan, gagasan maupun harapan mereka.

“Kita ingin politik yang tidak berjarak dengan masyarakat. Datang ketika masyarakat membutuhkan, mendengar ketika masyarakat berbicara, dan bekerja bersama ketika ada persoalan yang harus diselesaikan,”ujarnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya PSI Belitung untuk terus membangun politik yang lebih humanis, terbuka dan berorientasi pada kerja nyata.

Dengan mengusung semangat “Peduli Masyarakat, Peduli Lingkungan”, PSI Belitung ingin menunjukkan bahwa politik dapat menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas, membangun kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberadaan politik bukan hanya seberapa banyak suara yang diperoleh dalam sebuah pemilihan, tetapi seberapa besar kehadiran dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *