MSP Konsisten Gunakan Energi Hijau, Harwendro: Ini Komitmen Dukung Transisi Energi

BANGKA,SEPUTARBABEL.COM – Komitmen PT Mitra Stania Prima (MSP) dalam mendorong penggunaan energi bersih mendapat apresiasi dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam agenda penandatanganan Addendum ke-3 Perpanjangan Perjanjian Jual Beli Renewable Energy Certificate (REC) antara PLN UIW Bangka Belitung dan PT MSP yang digelar di Aula PLN UP3 Bangka, Kamis (3/9/2026).

REC merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk mendukung penggunaan energi terbarukan sekaligus mendorong pelaku usaha menjalankan kegiatan bisnis yang lebih memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Komisaris PT MSP Harwendro Adityo Dewanto mengatakan kerja sama dengan PLN yang telah berjalan selama beberapa tahun merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Harwendro, pemanfaatan REC tidak boleh berhenti pada kegiatan administratif maupun seremoni kerja sama. Lebih dari itu, penggunaan energi hijau harus menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghasilkan produk yang berkualitas sekaligus memiliki nilai tambah.

“Kami ingin bersama PLN menjadikan energi hijau atau REC sebagai solusi untuk mendukung transisi energi dan target keberlanjutan di masa depan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” kata Harwendro.

Dia menilai kolaborasi antara dunia usaha dan PLN menjadi penting untuk mempercepat pemanfaatan energi yang lebih bersih di Bangka Belitung.

Sementara itu, General Manager PT MSP Sugeng Riyadi menegaskan bahwa penggunaan REC merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan.

“Kerja sama REC ini bagi kami bukan sekadar dokumentasi atau kertas semata. Ini merupakan bagian dari komitmen MSP untuk meningkatkan nilai produk,” ujar Sugeng.

Selain memanfaatkan REC, Sugeng menyebut MSP terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penggunaan energi yang berdampak terhadap lingkungan.

Salah satunya dengan mengurangi konsumsi bahan bakar solar dalam kegiatan operasional smelter. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan emisi karbon sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih bersih.

“Mudah-mudahan kerja sama ini bisa terus kita lanjutkan sampai cita-cita terbaik dari pimpinan dapat terwujud,” katanya.

MSP Transaksi 41.170 Unit REC

Dari sisi PLN, kerja sama dengan MSP dinilai menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan usahanya.

General Manager PLN UIW Babel Ira Savitri melalui Plh GM UIW Babel sekaligus Senior Manager Teknik Hendrix Reza mengatakan perpanjangan kerja sama tersebut memiliki makna lebih dari sekadar penandatanganan dokumen.

“Momentum ini bukan sekadar penandatanganan dokumen kerja sama. Ini merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk mendorong penggunaan energi yang lebih bersih, mendukung keberlanjutan, dan menciptakan masa depan energi yang lebih hijau,” kata Reza saat membacakan sambutan Ira.

PLN mencatat PT MSP telah menjadi pelanggan REC sejak September 2023. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah melakukan transaksi sebanyak 41.170 unit REC.

Menurut Reza, angka tersebut menjadi salah satu indikator konsistensi MSP dalam memasukkan aspek keberlanjutan ke dalam perjalanan bisnis perusahaan.

“Atas komitmen tersebut, PLN UIW Babel menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Mitra Stania Prima. Komitmen yang terus dijaga ini merupakan kontribusi penting dalam mendukung transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Komitmen MSP terhadap pengelolaan lingkungan juga diperkuat dengan capaian perusahaan yang meraih penghargaan PROPER Emas dan Green Leadership PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 7 April 2026.

PLN-MSP Perkuat Kolaborasi

Dengan adanya Addendum ke-3, PLN berharap hubungan kerja sama dengan MSP tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan REC.

Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas melalui berbagai solusi energi hijau untuk mendukung kebutuhan industri sekaligus target keberlanjutan nasional.

PLN juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan dan solusi energi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, khususnya dalam menghadapi proses transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.

Reza mengatakan keberlanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kolaborasi antara PLN dan dunia usaha dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan penggunaan energi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Semoga kerja sama yang telah terjalin sejak 2023 ini terus memberikan manfaat, semakin erat, semakin luas, dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan serta kemajuan dunia usaha,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Senior Manager Niaga Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UIW Babel Anton Wahyu Utomo, Manager UP3 Bangka Muhammad Taufik, Senior Manager Maintenance dan Engineering PT MSP Chardian Arguta, Government Relation Manager PT MSP Dessi Andriani, serta Supervisor Government Relation Raden Erwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *