Seputarbabel.com, Bangka – Sebagai satwa nyaris punah, Kijang Sumatera hari ini melahirkan satu ekor bayi. Anak kijang tersebut lahir Rabu (19/6/2019) di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Kampung Reklamasi. Lokasi tadi merupakan bagian dari lokasi reklamasi PT Timah Tbk di Desa Air Jangkang, Merawang. Bersama Alobi Foundation, PT Timah membangun PPS di Kampung Reklamasi tersebut.
Yayasan Pelestarian Flora dan Fauna di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Alobi Foundation memiliki salah satu PPS di Kampung Reklamasi.
di Kabupaten Bangka. “Alhamdulillah hari ini induk kijang di PPS Alobi melahirkan satu ekor anak. Tetapi, belum kita periksa jenis kelaminnya lantaran khawatir anak kijang stres dan tak mau menyusui,” ujar Ketua Alobi, Langka Sani.

Kijang Sumatera tadi memiliki jenis yang sama dengan Kijang di Babel, pihaknya berharap hewan yang nyaris punah dan dilindungi undang – undang tersebut dapat lestari dan terus berkembang biak, sehingga bisa diketahui oleh generasi berikutnya. “Kami memiliki beberapa ekor kijang, serahan dari BKSDA Sumsel untuk dititipkan di sini, kemudian akan dilepasliarkan ke alam liar jika dianggap layak atau diserahkan kembali ke balai konservasi lainnya,” jelas Langka.
Ini kali pertama, induk Kijang melahirkan di PPS Alobi, sejak diserahkan pihak terkait untuk dilakukan rehabilitasi pada Oktober 2018 lalu. “Jadi di wilayah Sumatera hanya Alobi yang ada PPS, dari delapan PPS yang ada di Indonesia saat ini kita yang paling bungsu” paparnya.
Dijelaskan pula oleh Langka, Alobi memiliki 2 lokasi PPS selain di Kampung Reklamasi, juga di kawasan Bangka Island Outdoor (BIO). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Selatan telah menitipkan 4 ekor elang dan satu ekor kukang untuk dilepasliarkan di PPS Alobi. “Sejauh ini sudah ada 1450 ekor berbagai jenis hewan langka yang kita lepasliarkan,” terangnya.













