Kembali Bergerak Cepat! Satgas Tri Cakti & Polres Belitung Gagalkan Upaya Penyelundupan Pasir Timah Di Wilayah Membalong 

BELITUNG, SEPUTARBABEL.COM – Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti bersama Unit Tipiter Polres Belitung kembali mencatat keberhasilan besar! Dugaan penyelundupan pasir timah ilegal berhasil digagalkan di wilayah Desa Pandang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, tepat pada Minggu (16/8/2026) malam.

Ratusan Kampil Siap Dilarikan Lewat Jalur Tikus

Tim gabungan menemukan dan mengamankan sebanyak 176 kampil pasir timah yang diduga kuat sedang dipersiapkan untuk dibawa keluar Pulau Belitung secara ilegal. Jika ditimbang, jumlah itu mencapai sekitar 8.800 kilogram atau setara 8,8 ton.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasir timah tersebut direncanakan dikirim melalui jalur tidak resmi atau yang sering disebut masyarakat sebagai pelabuhan tikus. Artinya, tanpa izin, tanpa dokumen sah, dan berpotensi merugikan daerah secara besar-besaran.

Dua Kendaraan Pengangkut Juga Disita

Tidak hanya pasir timah, petugas juga berhasil mengamankan dua unit kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut barang tersebut, yaitu:

– Satu unit mobil truk

​- Satu unit kendaraan pikap merek Cherry

Seluruh barang bukti—mulai dari pasir timah hingga kendaraan—telah dibawa ke markas Polres Belitung untuk diperiksa dan diproses lebih lanjut sesuai jalur hukum yang berlaku.

Asal-Usul dan Jaringan Masih Diungkap

Hingga saat ini, identitas pemilik maupun pihak yang bertanggung jawab atas barang tersebut belum diketahui secara pasti. Aparat kini sedang memperdalam penyelidikan guna mengungkap asal-usul pasir timah, siapa yang memerintah, serta jaringan apa yang beroperasi di balik rencana pengiriman ini.

Kasus ini kembali menyoroti kekhawatiran akan masih adanya upaya pelarikan kekayaan alam lewat jalur-jalur tersembunyi. Masyarakat berharap aparat dapat menelusuri kasus ini sampai ke akar-akarnya, sehingga kekayaan alam Belitung benar-benar terjaga dan bermanfaat untuk rakyat.

Berita ini masih dalam tahap pengembangan. Seputarbabel.com akan terus memantau proses pemeriksaan dan segera menyampaikan pembaruan begitu ada informasi resmi selanjutnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *