Ini menjadi salah satu alternatif destinasi wisata ketika melakukan liburan di pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Wakil Ketua DPRD Babel, Beliadi langsung mencoba dan merasakan sendiri keindahan alam destinasi wisata Keretak Mangrove Nujau, Sabtu (28/3/2026) lalu. Keindahan alam di Dusun Ganse, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur ini, dibangun oleh alam selama lebih dari seratus tahun.
Farizandy, Seputarbabel.com, dikutip dari laman jabejabe.pikiran-rakyat
Kunjungan Beliadi kali ini didampingi Kepala Desa Gantung, Arief Kusmaryadi, serta Ketua Kelompok Pencinta Alam (KPA) “Mangrove Nujau”, Manto. Wakil Ketua DPRD Babel dari fraksi Gerindra juga datang, mendukung langsung pengelola kawasan wisata berbasis desa itu. “Suasananya sangat sejuk dan alami, bisa dijadikan salah satu dari tujuan wisata ketika berlibur ke pulau Belitung,” ajak politisi murah senyum ini.
Ia memastikan ketika berkunjung ke hutan mangrove, di sini kita tidak hanya menikmati panorama alam, kunjungan Beliadi juga diisi dengan pengalaman budaya lokal. Menikmati santap siang dengan tradisi makan bedulang khas Belitung. Sebelum menyantap hidangan, filosofi makan bedulang menurutnya, sarat nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
Hal menarik menjadi topiknya, kondisi kawasan mangrove relatif bersih dari gangguan serangga. Berbeda dengan umumnya kawasan mangrove identik dengan nyamuk dan agas, di Mangrove Nujau justru hampir tidak ditemukan gangguan tersebut. Beliadi juga mengajak masyarakat lokal, domestik maupun wisatawan asing untuk datang langsung dan merasakan keunikan serta keindahan Keretak Mangrove Nujau.
Beliadi mengaku terpukau dengan kondisi hutan mangrove masih sangat terjaga. Ia menilai kawasan ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan, terutama karena keberadaan pohon mangrove berukuran besar diperkirakan telah berusia lebih seratus tahun. “Mangrove di sini luar biasa, diameternya bisa mencapai 50 hingga 70 sentimeter. Ini menunjukkan usia pohon yang sudah sangat tua, bahkan bisa ratusan tahun,” pujinya.












