SEPUTARBABEL.COM, BELITUNG TIMUR – Pembangunan SMA Unggul Garuda di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi memasuki tahap awal pelaksanaan.
Setelah melalui proses perencanaan dan lelang, kegiatan serah terima lahan kepada kontraktor pelaksana dilakukan pada Selasa, 16 Desember 2025.
Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek RI, Adi Nuryanto menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan sejak beberapa hari terakhir bersama kontraktor pemenang tender guna memastikan kesiapan proyek.
Hasil lelang menetapkan PT Pembangunan Perumahan Tbk sebagai pelaksana pembangunan SMA Unggul Garuda di Belitung Timur.
“Pada hari ini dilakukan serah terima lahan sekaligus peninjauan lokasi. Bersama Camat setempat juga akan digelar selamatan sebagai bentuk rasa syukur. Jika tidak ada kendala, pekan depan material konstruksi sudah mulai didatangkan,” kata Adi pada Selasa, 16 Desember 2025.
Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mengecek kesiapan fisik pembangunan, tetapi juga menjadi sarana koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
Dalam pertemuan bersama Bupati dan jajaran, dibahas berbagai hal strategis, seperti percepatan perizinan bangunan gedung, penyelesaian dokumen Amdal, serta sosialisasi rencana pendirian SMA Unggul Garuda kepada masyarakat.
Selain itu, persiapan seleksi penerimaan peserta didik baru dan rekrutmen tenaga pendidik turut menjadi fokus pembahasan.
Adi menjelaskan, SMA Unggul Garuda di Belitung Timur merupakan sekolah rintisan pertama dalam program SMA Unggul Garuda secara nasional.
Saat ini, tim kontraktor telah berada di lokasi dan pelaksanaan pembangunan akan dilakukan dengan pendampingan penuh dari Kemendiktisaintek.
“Mulai hari ini lahan sudah resmi diserahkan kepada kontraktor. Pekerjaan pembangunan segera dimulai dengan prioritas pembangunan gedung utama yang akan dikerjakan selama 24 jam,” ujarnya.
Pembangunan gedung utama ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.
Selama proses tersebut, Kemendiktisaintek akan melakukan pengawalan intensif untuk memastikan kualitas bangunan, ketepatan waktu penyelesaian, serta kesesuaian dengan standar sekolah unggulan nasional. (SeputarBabel.com/Tedja Pramana)














