Jakarta, seputarbabel.com – Harga timah semester II tahun 2020 kian membaik, harga terendah $16.920/Metrik Ton (MT), Rabu (1/7/2020), membawa $18.420, Kamis (3/9/2020) lalu jadi level tertinggi. PT Timah Tbk sebagai produsen terbesar dunia 2019, sejak 6 bulan terakhir saham dengan kode tins naik diatas 100%. 5 hari perdagangan terakhir, saham TINS naik 27% dan 6 bulan terakhir meroket 107%.
“Dengan kapitalisasi pasar Rp 6,63 triliun saham tins naik 27% 5 hari terakhir dan selama 6 bulan terakhir meroket 107%,” laporan bursa efek jakarta, dikutip jurnal daring saat mengulas dominasi sektor pertambangan terkait menguatnya 0,85% indek harga saham gabungan (IHSG), perdagangan Rabu (14/10/2020).
IHSG bergerak direntang 5.125,05-5.176, menguat 0,85%, secara harian saat itu indeks pertambangan mengalami lompatan tinggi naik 3,72%. “PT Timah Tbk (TINS) dengan penguatan 21,09% di level Rp 890/saham. Nilai transaksi mencapai Rp 355,55 miliar dengan volume perdagangan 415,40 juta saham,” laporan IDX.













