Sambangi Ponpes, Bhabinkamtibmas Merawang Ingatkan Pencegahan Kekerasan Anak

Bangka,Seputarbabel.com — Bhabinkamtibmas Desa Merawang Aiptu Julian Saputra melakukan kegiatan sambang dan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darussalam Cabang Pakong di Desa Merawang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan lingkungan pendidikan sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pengajar dan pengurus pondok pesantren.

Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Julian Saputra bertemu langsung dengan pengajar Pondok Pesantren Darussalam Cabang Pakong, yakni Ustadz Imam Hanafi dan Ustadz Salim. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Aiptu Julian mengatakan, kegiatan sambang ini merupakan bentuk pendekatan dan komunikasi antara pihak kepolisian dengan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan di wilayah binaannya.

“Ini merupakan bentuk pendekatan dan komunikasi antara pihak kepolisian dengan lingkungan pendidikan, khususnya pondok pesantren yang ada di wilayah Desa Merawang,” kata Julian.

Selain bersilaturahmi, ia juga menyampaikan sejumlah imbauan terkait pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak di bawah umur di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, langkah preventif tersebut penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para santri.

“Himbauan ini kami sampaikan sebagai langkah pencegahan agar lingkungan pendidikan, khususnya pondok pesantren, tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif bagi anak-anak,” ujarnya.

Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara kepolisian dan pihak pondok pesantren dalam menjaga keamanan serta melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Polri melalui peran Bhabinkamtibmas juga terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“Harapan kami, melalui komunikasi dan silaturahmi seperti ini, kepolisian dan pihak pondok pesantren dapat terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan,” tuturnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *