Bangka, Seputarbabel.com – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Media Siber Indonesia (DPC SMSI) Kabupaten Bangka berencana menggelar kegiatan bertajuk “Kampung Ramadan SMSI Bangka 2026” di pelataran Gedung Juang Sungailiat.
Kegiatan ini dirancang sebagai kontribusi nyata SMSI dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat.
Ketua SMSI Bangka, Ahmad Wahyudi, mengatakan Kampung Ramadan tersebut diharapkan menjadi ruang ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di Kabupaten Bangka dan secara umum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu pemerintah daerah memaksimalkan pemanfaatan aset Gedung Juang agar memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal,” ujar Ahmad Wahyudi, Selasa (13/1).
Pria yang akrab disapa Yuko itu menjelaskan, Kampung Ramadan SMSI Bangka 2026 rencananya akan melibatkan sekitar 20 pelaku UMKM lokal serta 10 wahana Taman Ria atau taman bermain. Pembatasan jumlah peserta dilakukan untuk menjaga kualitas kegiatan, kenyamanan pengunjung, serta efektivitas perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.
“Apabila mendapat persetujuan dari Bupati Bangka, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 17 Februari hingga 17 Ramadan 1447 Hijriah,” jelasnya.
Menurut Yuko, selain menghadirkan pusat kuliner dan produk UMKM, Kampung Ramadan SMSI juga akan diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa religius dan edukatif yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
“Beberapa agenda yang direncanakan antara lain Lomba Rebana Piala Bupati Bangka 2026 dan Lomba Melukis bertema Ramadan 1447 Hijriah, termasuk berbagai kegiatan pendukung lainnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, SMSI Bangka telah menyampaikan surat resmi terkait rencana pelaksanaan kegiatan ini kepada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinakerperindag) serta kepada Bupati Bangka sebagai bentuk koordinasi dan permohonan dukungan.
“Kami berharap usulan ini dapat direstui. SMSI Bangka ingin berperan aktif dalam meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta menghadirkan hiburan bernuansa islami yang memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat selama Ramadan,” katanya.
Melalui Kampung Ramadan SMSI Bangka 2026, SMSI berharap momentum Ramadan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif, meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil, serta menghidupkan kembali Gedung Juang Sungailiat sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum kebersamaan. Kami ingin Kampung Ramadan ini menjadi ruang bertemu antara pelaku UMKM, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam suasana yang religius, aman, dan produktif,” tutup Yuko. (*/SMSI)













