Penulis Redaksi.

Belitung, seputarbabel.com – Pemadaman listrik masih dirasakan oleh sejumlah pelanggan PT PLN (Persero) Cabang Tanjungpandan, Belitung mulai. Selasa siang 24 – 25 September malam tadi. Padahal, PLN menjanjikan dalam selebaran masalah wilayah pemadaman itu akan di atur secara maksimal pada. Kamis (26/9/2019).
Akibat pemadaman yang tidak maksimal sesuai surat edaran di sejumlah wilayah di Kabupaten Belitung di anggap masyarakat PT PLN (Persero) tidak bertanggung jawab.
“Kalau ada aliran atau kerusakan pada pembangkit listrik, sebelum di buat seharusnya sudah ada solusinya,” jelas sumber satu.
Selain itu masyarakat juga meminta pertanggung jawabkan akibat mati lampu, karena dianggap mengganggu kepentingan masyarakat dan intansi lain dalam beraktivitas dan bekerja.
Kerjaan kami terganggu dan berantakan, tidak sedikit barang-barang elektronik menjadi rusak,” jelas sumber lain yang tidak mau namanya disebut.
Sementara itu pernyataan PT PLN (Persero) terkait pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Tertulis, sedang mengupayakan recovery gangguan pada sistem Belitung.
“Selamat Pagi Bapak/Ibu, mohon ijin menyampaikan bahwa saat ini kami sedang mengupayakan recovery gangguan pada sistem Belitung.
Sebelumnya, terjadi gangguan pada sistem suplai pembangkit yang mengakibatkan aliran listrik ke beberapa daerah di pulau tersebut terhenti.
Gangguan ini terjadi secara tiba-tiba. Saat ini kami telah mengiventarisir upaya-upaya perbaikan yang harus dilakukan, yang mana upaya tersebut memerlukan waktu hingga beberapa hari ke depan.
Oleh karena itu demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan, untuk sementara waktu akan dilakukan manajemen beban dengan jadwal yang telah diumumkan.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, mohon dukungan doanya agar proses perbaikan berjalan lancar dan petugas dapat menjalankan tugas dengan selamat,” cuit Joko Nur Astanto beserta Manajer PLN UP3 Belitung.













