Basel,Seputarbabel.com – Di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0432/Bangka Selatan memanfaatkan waktu luang dengan berolahraga bersama warga Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Senin (16/2/2026) sore.
Kegiatan olahraga berupa pertandingan sepak bola yang digelar di lapangan Desa Penutuk ini menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat, sekaligus menjaga kebugaran fisik di tengah padatnya kegiatan pembangunan sasaran fisik TMMD.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksoni, melalui Komandan Kompi Satuan Setingkat Kompi (Danki SSK) Satgas, Kapten Inf Tri Wahyudi, mengatakan olahraga bersama merupakan bagian dari komunikasi sosial (komsos) nonfisik yang efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Prajurit kami dituntut menjaga stamina agar tetap prima dalam menyelesaikan target fisik TMMD. Namun lebih dari itu, kami ingin membangun keakraban dengan warga. Dengan olahraga bersama, keceriaan muncul dan sekat antara prajurit dan masyarakat hilang,” ujarnya.
Suasana penuh keakraban terlihat saat prajurit dan warga bermain dalam satu lapangan. Sorak sorai dan canda tawa mewarnai pertandingan, menciptakan kebersamaan yang hangat di sore hari.
Sementara itu, Yudis, salah satu pemuda Desa Penutuk, mengaku senang dengan kehadiran Satgas TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat.
“Kami sangat senang. Bapak-bapak TNI tidak hanya membangun jalan dan jembatan, tapi juga mau olahraga bersama kami. Ini memotivasi kami untuk lebih rajin berolahraga dan menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga membuat hubungan antara pemuda dan anggota TNI menjadi lebih dekat dan akrab.
Melalui kegiatan olahraga bersama ini, diharapkan kebugaran fisik prajurit dan masyarakat tetap terjaga, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sejalan dengan tujuan program TMMD yang tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia.













