Bangka,Seputarbabel.com – Rangkaian acara Harmoni Ceria Imlek 2026 di Klenteng Kwan Tie Miaw, Senin (16/2/2026), resmi ditutup oleh Bupati Bangka, Fery Insani.
Dalam momen tersebut, Bupati Bangka Fery Insani menyampaikan pesan kuat soal toleransi dan pembauran di tengah keberagaman masyarakat.
Fery menegaskan, Kabupaten Bangka bisa menjadi contoh nyata daerah dengan tingkat kerukunan yang tinggi di Indonesia.
“Kalau ditanya di mana pembauran paling rukun di Indonesia, saya jawab Kabupaten Bangka,” ujarnya.
Menurutnya, keharmonisan antar suku dan umat beragama di Bangka bukan sekadar slogan, melainkan sudah menjadi budaya yang hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.
“Ini bukan hanya kata-kata, tapi sudah menjadi kebiasaan dan budaya masyarakat kita sehari-hari,” lanjutnya.
Selain menyoroti keberagaman, Fery juga berharap kegiatan budaya seperti Harmoni Ceria Imlek mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Ia menilai, event seperti ini bisa menjadi penggerak ekonomi lokal jika dikelola secara berkelanjutan.
“Kita berharap kegiatan seperti ini bisa terus digelar dan memberi manfaat ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM di Bangka,” katanya.
Acara penutupan tersebut turut dihadiri perwakilan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bangka Belitung, Kapolres Bangka, serta anggota DPR RI Bambang Patijaya.
Di akhir sambutannya, Fery mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai toleransi dan kebersamaan yang selama ini telah terbangun.
“Kerukunan ini harus kita jaga bersama. Ini kekuatan kita sebagai daerah yang majemuk,” pungkasnya.













