BELITUNG , SEPUTARBABEL.COM – Proyek rehabilitasi Dermaga Pulau Kuil yang telan duit APBD Rp 4,045 miliar kini bau busuk korupsi! Kejari Belitung resmi naikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Meski belum ada tersangka, aroma dugaan main mata udah kecium dari jauh.
Dermaga yang dikerjakan tahun 2022 oleh CV Bangkit Jaya ini hancur lebur cuma dalam hitungan tahun.
Bangunannya miring, sebagian malah tenggelam pas angin barat datang. Mirisnya, ini dermaga buat warga Desa Gersik, bukan mainan, Sabtu (16/05/2026).
Hasil selidik awal bikin panas telinga. Di dokumen perencanaan jelas disebut pakai hammer otomatis buat pancang tiang. Faktanya di lapangan? Diduga pakai hammer manual. Murah, cepat, tapi asal-asalan.
Belum lagi ponton yang seharusnya jadi penunjang kerja di laut, diduga raib entah ke mana. Nggak kelihatan batang hidungnya selama pengerjaan.
“Kasus Dermaga Pulau Kuil sudah naik ke penyidikan. Jalan terus,” tegas Kasi Pidsus Kejari Belitung, Subkhan.
Sekarang Kejari tinggal nunggu hasil audit buat ngitung berapa miliar duit rakyat yang raib. Kalau terbukti, para pelaku bakal dijerat Pasal 2 UU Tipikor. Ancamannya penjara puluhan tahun dan denda miliaran.
Satu pertanyaan besar buat CV Bangkit Jaya dan Dishub Belitung: Rp 4 miliar itu larinya ke mana? Ke dermaga atau ke kantong pribadi?
Warga Gresik udah lama nunggu kepastian. Jangan sampai kasus ini mandek kayak dermaga yang tenggelam itu.












