Produksi Logam Timah Tahun Ini Bisa Tembus 60.000 Metrik Ton

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Terkait turunnya harga timah dunia, tidak membuat PT Timah Tbk menurunkan angka produksi logam timahnya. Anggota holding BUMN Industri Pertambangan ini justru optimis akan mencapai produksi melewati 60.000 metrik ton. Produksi biji timah mereka pun meningkat dengan rata – rata perbulan mencapai 7.000 ton.

Transaksi Ekspor Tin Semester I- 2019

Harga komoditas mineral timah masih dianggap pada level wajar, meski sepanjang tahun ini masih akan dipengaruhi trade war antara Amerika Serikat dan China. Pasar timah juga akan dipengaruhi kondisi ekonomi makro negara – negara berkembang yang memiliki banyak industri elektronik. Karena mereka merupakan salah satu sektor pengguna timah terbesar.

PT Timah Tbk optimis jika tingkat permintaan timah tahun ini mengalami pertumbuhan. Menurut Direktur Utama PT Timah Tbk M Riza Pahlevi Tabrani, sepanjang periode awal tahun 2019, pihaknya mampu meningkatkan produksi tambang diantas 20.000 ton. “Artinya, pada tahun 2019 ini, rata-rata produksi bijih timah membaik dari tahun lalu dengan pencapaian hingga 7.000 ton Sn / Bulan,” terangnya.

Kuartal I – 2019, PT Timah memproduksi bijih timah sekitar 21.600 ton Stannum (Sn). Jumlah  ini meningkat 389% dibandingkan periode sama pada 2018. Seiring kenaikan produksi, pendapatan Timah juga meningkat. Volume produksi logam timah tahun ini bisa berada diatas 60.000 metrik ton. “Indonesia berpotensi besar untuk mengisi pasar timah dunia,” sambung Riza.

Dari sisi penjualan, PT Timah sukses meningkatkan volumenya sebesar 12.590 metrik ton dengan rata – rata 4.200 metrik ton per bulan. Tak heran jika PT Timah Tbk optimistis dapat mencapai rencana pemenuhan pangsa pasar Indonesia dalam ekspor timah dunia. Menurut Direktur Operasional PT Timah Tbk, Alwin Albar volume produksi tahun ini dikisaran 63.000 – 70.000 metrik ton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *