Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Guna mengetahui wawasan mengenai penambangan mineral logam timah, selain mengunjungi kantor pusat PT Timah Tbk. 600 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mengikuti Bintal Juang Remaja Bahari 2019 juga mendatangi museum timah. Kedatangan ratusan pelajar ini disambut GM Produksi PT Timah Babel, Ahmad Syamhadi di Gedung Graha Timah, kemarin (3/7/2019).

Kepala Satgas Bintal Juang Remaja Bahari, Kolonel (L) Binsar M Sirait mengatakan, dipilihnya PT Timah karena memang menjadi bagian sejarah pertambangan timah di Indonesia. Mereka juga akan melihat langsung Museum Timah, Menara Air dan tempat bersejarah lainnya di Kota Pangkalpinang.
Penambangan timah dan PT Timah memang tidak lepas dari sejarah pertimahan nasional. “Sengaja kami kesini, agar para pelajar ini tahu bahwa Indonesia mempunyai tambang timah terbesar sejak zaman kolonial Belanda hingga saat ini Bangka Belitung menjadi eksportir timah seluruh dunia,” kata Binsar.
GM Produksi PT Timah Babel, Ahmad Syamhadi menyambut baik kedatangan ratusan siswa ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan program yang luar biasa untuk menciptakan generasi cinta tanah air. “Suatu hal yang luar biasa, program ini selain menciptakan generasi yang cinta akan tanah air juga sebagai informasi bahwa bumi Indonesia khususnya Babel memiliki sumber daya alam yang begitu berlimpah,” paparnya.
Kegiatan Bintal Juang Remaja Bahari digelar dalam rangka membentuk sikap mental para remaja dan generasi muda, dengan sikap mental kejuangan bahari serta menciptakan jiwa persatuan dan kesatuan.
600 peserta berasal dari SMA Hang Tuah, SMA Labschool Rawa mangun, SMA Al Azhar Syifa Budi Tambun, Bekasi, SMK Pariwisata Metland dan SMA Darul Hikam. Mereka datang ke Bangka dengan menggunakan KRI Semarang-54.













