Satpol PP Babel Sita Dokumen dan Kunci PC Yang Beroperasi Di Kaki Bukit Mangkol

BANGKA TENGAH,Seputarbabel.com-Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyita dokumen dan kunci Excavator(PC) di lokasi tambang inkonvesional (TI) di lokasi kaki Bukit mangkol. Rabu,(2/5/2018)

Dalam dokumen yang disita oleh anggota Satpol PP Babel tersebut terdapat nama nama pelaku tambang ilegal yang beroperasi di wilayah bukti mangkok tersebut.

Kepala Satpol PP Babel Yamoha Harefa yang langsung memimpin sidak tambang ilegal di kaki bukit mangkol mengatakan penertiban TI di kaki bukit mangkol ini atas perintah Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan

“Kami menemukan lokasi Tambang Ilegal yang beroperasi di kawasan kaki bukit mangkol dan rencanakan dibuat lapas,” ungkapnya

Ia juga menyebutkan kedatangan mereka tidak diketahui oleh perkerjaan tambang ilegal dilokasi tersebut. Mereka pun sedang berkerja di lubang camui yang sudah digali menggunakan alat berat PC

“Seketika para pekerja tambang ilegal tersebut kabur kedalam hutan mangkol. Kami juga menemukan dua unit PC dilokasi tersebut” ungkap Yamoa

Dua unit PC kobelco K12 dan Catapilar sedang berada di lokasi tambang ilegal tersebut. Kami pun melakukan pemeriksaan apakah PC tersebut berfungsi.

“Salah satu PC sedang rusak sedang satu lagi sedang digunakan. Kami pun menyita dokumen dan kunci PC merek Kolbelco tersebut,” tuturnya

Dalam dokumen yang disita tersebut terdapat nama nama pelaku tambang ilegal yang telah menggunakan PC untuk menggali lobang camui tersebut.

“Nanti akan kami ungkap sapa saja yang mengunakan PC tersebut,” Cetus Kasat Satpol PP Babel tersebut

Tidak lama berselang ada masyarakat yang mendatangi lokasi penertiban TI tersebut. Ia menyebutkan dua nama yang mengunakan PC tersebut

“Bos Dullah dan Sandi yang mengunakan PC tersebut sudah berbulan beroperasi di lokasi tersebut,” Sebut warga yang tidak mau disebutkan namanya

Tidak hanya itu warga tersebut menjelaskan dengan gamblang nama kedua orang tersebut adalah pemilik dan oknum anggota lapas kota Pangkalpinang.

“Kalau bos Dullah adalah pemilik PC yang bengkelnya tidak jauh dari lokasi tersebut sedang Sandi adalah oknum lapas Tua tunu,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja Satpol PP juga menyita dan membakar mesin TI baik yang kecil maupun mesin yang besar, karena keterbatasan peralatan yang mendukung kegiatan tersebut. Saat ini dua unit PC dilokasi tersebut dalam pengawasan Satpol PP Babel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *