Moderasi Beragama Perlu Dihidupi Lewat Tindakan Nyata

Salah satu bentuk sederhana namun sering diabaikan adalah keberanian untuk berkunjung dan menjalin silaturahmi lintas iman.

Rm Fadjar (tengah) menghadiri undangan HUT PP Nurul Jadid ke-77. Tampak Sebelah Wabup Probolinggo (kanan) dan Ra Faiz (kiri). (ist)

SEPUTARBABEL.COM, JAKARTA – Moderasi beragama tidak berhenti pada tataran konsep dan wacana akademik. Nilai-nilai tersebut justru menemukan maknanya ketika dihidupi melalui pengalaman nyata yang melahirkan kisah, relasi, dan saling pengertian.

Salah satu bentuk sederhana namun sering diabaikan adalah keberanian untuk berkunjung dan menjalin silaturahmi lintas iman.

Tidak sedikit orang enggan melakukan kunjungan semacam itu dengan berbagai alasan. Namun pada dasarnya, keengganan tersebut berakar pada rasa nyaman yang enggan diganggu. Keluar dari zona aman dan mapan sering kali dianggap tidak perlu.

Contoh konkret praktik moderasi beragama itu ditunjukkan oleh Damianus Fadjar Tedjo Soekarno Pr, seorang imam Katolik yang melayani di Paroki Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Di tengah padatnya tugas pastoral dan kewajiban memimpin misa, Romo Fadjar tetap menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke Pesantren Nurul Jadid yang tengah memperingati Hari Jadi ke-77, Minggu, 18 Januari 2026.

Menurutnya, komitmen terhadap nilai persaudaraan kemanusiaan sebagaimana tertuang dalam Dokumen Abu Dhabi menuntut keberanian untuk berkorban, termasuk waktu dan tenaga.

“Justru saat kita sibuk, di situlah pengorbanan menjadi nyata. Saya sangat terkesan dengan sambutan hangat dari Keluarga Besar PP Nurul Jadid,” ungkapnya.

Didampingi Ra Faiz, Romo Fadjar disambut dengan penuh keakraban oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH Zuhri Zaini BA.

Meski tengah memimpin pengajian, KH Zuhri tetap meluangkan waktu untuk menerima rombongan, menegaskan semangat persaudaraan dan keterbukaan antarumat beragama yang terus tumbuh di tengah masyarakat. (*/SeputarBabel.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *