Menghilang Selama Dua Hari, Topan di Temukan Adiknya Sudah Tidak Bernyawa

Bangka, Seputarbabel.com — Topan  Satria (45) di temukan adik kandungnya sendri dalam keadaan sudah tidak bernyawa di Rabeng pahlawan XII batu tupai belakang masjid baburrahman Kel. Air Jukung Kec. Belinyu Bangka,Rabu(24/3/21)

Di jelaskan Kapolsek Belinyu Kompol Noval Nanusa Gegoh, berawal dari saksi Frades (44) adik korban yang mengetahui korban sudah 2 hari tidak pulang kerumah

Sudah 2  hari tidak pulang Frades mencari korban kearah rabeng pahlawan XII batu tupai, kemudian Frades menuju kearah pabrik batako milik Andika Bhayangkara (56) Frades menanyakan kepada Andika apakah ada melihat korban, dan di jawab Andika perna melihat dua hari yang lalu ” hari senin 22 maret 2021 melihat korban berjalan ke arah rabeng batu tupai ”

kemudian Frades menuju rabeng batu tupai,
tidak lama berselang Frades dibantu anaknya mencari korban ke arah rabeng batu tupai setelah dilakukan pencarian saksi melihat sekerumunan lalat berada dari dalam rabeng,

Setelah di deketin Frades kerumunan lalat dan adanya bau busuk tersebut setelah dilakukan pengecekan ditemukan korban keadaan tidak bernyawa dalam kondisi terlentang kemudian Frades meminta bantuan warga dan polsek Belinyu untuk evakuasi korban.

Pukul 17.30 wib menerima adanya laporan masyarakat terkait penemuan mayat anggota piket polsek mendatangi TKP dan dibantu warga melakukan evakuasi selanjutnya sekira pukul 18.10 wib anggota polsek belinyu bersama anggota lanal babel, dengan kaling/rt setempat dan warga melakukan evakuasi korban

Dan korban di bawa ke pabrik batako Andika untuk dilakukan pemandian,kemudian akan dishalatkan di Masjid Baburahman Jl. Pahlawan XI dan akan dilakukan pemakaman di pemakaman umum kelekak taru Kel. Belinyu Kec. Belinyu

“di lakukan visum luar terhadap korban oleh Dr. Chairuumatin (Dokter jaga RS Medika Stania) di dampingi oleh Panit I Reskrim polsek belinyu,anggota piket polsek belinyu, RT/kaling dan keluarga korban. Dari hasil visum yang dilakukan bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban ” ujar Kapolsek Belinyu Kompol Noval Nanusa Gegoh

Kapolsek juga  menambahkan  bahwa korban meninggal dunia disebabkan karena sakit Depresi yang sudah bertahun2 diderita oleh korban serta adanya bau busuk, pada tubuh korban mengelembung kuat dugaan korban meninggal lebih dari 1 hari pada saat ditemukan.

“keluarga tidak akan melaporkan secara resmi untuk proses hukum dari penemuan mayat tersebut karena pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan dari meninggalnya korban serta meninggalnya korban dalam keadaan warjar” ungkap Kapolsek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *