Ketua DPRD Soroti Potensi Besar KEK Pariwisata Belitung untuk Kesejahteraan Masyarakat

Vina menegaskan bahwa peluang besar ini harus dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Ketua DPRD Belitung, Vina Crystin Ferani. (foto: Istimewa)

SEPUTARBABEL.COM, BELITUNG – Ketua DPRD Belitung, Vina Crystin Ferani mengungkapkan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Belitung terus menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. KEK Pariwisata Tanjung Kelayang diproyeksikan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Vina menegaskan bahwa peluang besar ini harus dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

DPRD, menurutnya, secara konsisten mendukung pengembangan KEK Tanjung Kelayang sebagai pusat penguatan sektor pariwisata Belitung.

Ia menilai keberadaan KEK bukan sekadar proyek strategis nasional, melainkan peluang penting untuk mentransformasi struktur ekonomi daerah agar lebih beragam, modern, dan berkelanjutan.

“KEK Belitung memiliki daya tarik luar biasa, khususnya dalam pengembangan pariwisata kelas dunia. Namun, hal ini harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta ekosistem usaha yang sehat,” ujarnya  pada Jumat (27/3/2026).

Dengan konsep pengembangan yang terintegrasi, KEK diyakini mampu menarik investasi dalam skala besar. Selain itu, kawasan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sektor seperti perhotelan, kuliner, dan industri kreatif diprediksi akan berkembang pesat seiring masuknya investor.

Meski demikian, DPRD mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat dalam setiap tahap pembangunan.

Aspek lingkungan dan pelestarian budaya lokal harus tetap menjadi prioritas agar identitas Belitung tidak tergerus oleh pembangunan.

“Kami tidak ingin pembangunan justru merusak kekuatan utama Belitung, yaitu keindahan alam dan budaya masyarakatnya. Harus ada keseimbangan antara investasi dan pelestarian,” tegasnya.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama. DPRD menilai program pelatihan dan pendidikan vokasi perlu diperkuat agar masyarakat lokal mampu bersaing dan mengisi berbagai peluang kerja yang tersedia.

“Harapan kami, masyarakat Belitung tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama, baik sebagai tenaga kerja maupun sebagai pengusaha lokal,” tambahnya.

DPRD juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta untuk memastikan pengembangan KEK berjalan sesuai rencana. Transparansi pengelolaan serta kepastian regulasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor.

Dengan potensi yang dimiliki, KEK Belitung diyakini dapat menjadi ikon baru pertumbuhan ekonomi nasional. Jika dikelola secara tepat, kawasan ini tidak hanya akan menarik wisatawan mancanegara, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (*/SeputarBabel.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *