Bangka,Seputarbabel.com – Wujud kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra, dengan menjenguk seorang santri berinisial Hz (15) yang diduga menjadi korban penganiayaan atau bullying di Pondok Pesantren Darul Abror, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Kunjungan dilakukan di RSU Mitra Medika Pangkalpinang, tempat korban tengah menjalani perawatan medis. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reskrim, Kasi Humas, Kapolsek Mendo Barat, serta KBO Reskrim.
Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk dukungan moril kepada korban sekaligus memastikan penanganan kasus berjalan dengan baik.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada santri yang menjadi korban tindak kekerasan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk penganiayaan maupun bullying sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Meski laporan kasus tersebut telah dilayangkan ke Polda Bangka Belitung, pihaknya menyatakan siap memberikan dukungan penuh dalam proses penanganannya.
“Kami dari Polres Bangka siap melakukan back up terhadap penanganan kasus ini,” tegasnya.
Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan yang maksimal.
“Kami pastikan korban mendapatkan perlindungan, baik secara hukum maupun pemulihan secara psikologis. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar prosesnya berjalan transparan dan profesional,” tambahnya.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau pihak pengurus dan tenaga pendidik di pondok pesantren agar meningkatkan pengawasan terhadap para santri.
“Peran pengasuh dan tenaga pendidik sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kami harap pengawasan dapat ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Polres Bangka, lanjutnya, berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
“Polri akan selalu hadir dan responsif terhadap setiap permasalahan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang aman, khususnya di dunia pendidikan,” pungkasnya.













