https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Hut kota Pangkalpinang ke 260 Tahun, “Tiga Rumah Warga Di Bedah”

PANGKALPINANG,Seputarbabel.com- Pemerintah kota Pangkalpinang bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel di hari ulang tahun kota Pangkalpinang ke 260 Tahun melakukan bedah rumah yang tidak layak huni menjadi permanen.

Kegiatan bedah rumah kali ini dihadiri oleh Wakil Walikota, ketua dan Wakil ketua Dprd, kepala Dinas Sosial PPPA, kepala BPBD, Staff Ahli bidang SDM kemasyarakatan, Camat Taman sari,Lurah, dan Tokoh masyarakat Di kota Pangkalpinang, turut hadir Direktur Bank Sumsel babel. 

Dalam sambutannya kepala Dinas Sosial,PPPA Fitriansyah, Ak,s . M.si  mengatakan kegiatan kegiatan bedah rumah kali ini dalam rangka Hari ulang tahun kota Pangkalpinang ke 260 Tahun berkerjasama dengan Taruna siaga bencana dan Bank Sumsel babel.

“Hal ini dilakukan untuk menjadikan  Pangkalpinang menjadi kota sejahtera, maka harus bebas dari rumah tidak layak huni,” katanya. Senin,(18/9)

Ia juga menjelaskan  kegiatan bedah rumah ini tidak mengunakan anggaran dari pemerintah kota tapi mengunakan CSR dari Bank Sumsel babel dan dikerjakan oleh Tagana Dinas sosial kota Pangkalpinang.

“Ini bukan program pertama pemerintah dan Bank Sumsel babel, tapi sudah berjalan sejak tahun 2015 yang lalu, program ini dicetus oleh Mikron Antariksa, kami hanya meneruskan saja,” ujar Firmansyah

Tahun ini ada tiga rumah yang akan di bedah. Selindung satu unit dan kacang pedang dua unit. Kami juga terus mendata jumlah rumah tidak layak huni dikota Pangkalpinang hampir 800 unit.

“Terimakasih kepada Bank Sumsel babel yang telah menuntaskan pembangunan rumah tidak layak huni dikota Pangkalpinang. Kami targetkan hingga tahun 2018 nanti rumah tidak layak tidak ada lagi,” akhirnya

Eko purnama hadi (47) Tahun merasa bersyukur atas bantuan dari pemerintah dan Bank Sumsel babel yang telah memperbaiki tempat tinggal mereka.

“Alhamdulillah, rumah milik dirinya akhirnya bisa di perbaiki. Sehingga kedepan tidak bocor dan basah lagi,” ungkapnya yang sehari hari berdagang sayur di pasar  Parit lalang

Bapak dua anak ini pun tidak menyangka kalau rumahnya dibedakan hari ini. Untuk sementara waktu ia tinggal di kediaman keluarganya yang bersebelahan dengan rumahnya.

“Terimakasih kepada pemerintah kota Pangkalpinang, Bank Sumsel babel dan Tagana kota Pangkalpinang yang telah memperbaiki tempat tinggalnya, semoga Allah selalu memberikan kemudahan dan perbanyak rezekinya,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *