SEPUTARBABEL.COM, BELITUNG TIMUR – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani meresmikan operasional Pabrik Percetakan Rak Telur Ayam yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sedulang Jaya, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur pada Selasa, 30 Desember 2025.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja Gubernur Babel ke Belitung Timur, yang bertujuan memperkuat ekonomi desa sekaligus mendorong pemulihan ekonomi daerah berbasis BUMDes.
Dalam kunjungannya, Hidayat Arsani didampingi Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, serta jajaran terkait.
Selain meresmikan pabrik, rombongan juga meninjau aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
“Kami hadir untuk memberi dorongan semangat agar desa-desa berani berkarya dan mandiri secara ekonomi,” kata Hidayat.
Ia menilai, meskipun pabrik rak telur tersebut masih berskala kecil, keberanian BUMDes Desa Lalang Jaya dalam memulai usaha baru patut diapresiasi.
Saat ini, pabrik mampu memproduksi sekitar 1.000 rak telur per bulan dan menjadi satu-satunya percetakan rak telur ayam di Kabupaten Belitung Timur.
“Jangan melihat kecilnya, tetapi lihat semangat dan potensinya. Ini usaha perdana di Beltim dan punya peluang besar,” ujarnya.
Hidayat berharap keberadaan pabrik ini dapat membantu memenuhi kebutuhan peternak ayam petelur sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa.
Ia juga membuka peluang dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung jika ke depan produksi dan permintaan terus meningkat.
“Kalau potensinya berkembang dan produksi telur meningkat, tidak menutup kemungkinan akan kami bantu melalui hibah provinsi,” ungkapnya.
Ia berharap langkah BUMDes Sedulang Jaya dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Bangka Belitung untuk terus berinovasi dan menggali potensi ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala Desa Lalang Jaya, Artono, menjelaskan bahwa pabrik percetakan rak telur dibangun menggunakan anggaran APBDes dengan total nilai sekitar Rp650 juta termasuk pajak.
Perencanaan pembangunan telah dimulai sejak 2022, namun sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran.
“Alhamdulillah tahun ini bisa terealisasi setelah tertunda cukup lama,” kata Artono.
Pabrik ini memanfaatkan bahan baku karton dan kertas bekas, dengan harga jual rak telur Rp1.000 per keping.
Secara maksimal, kapasitas produksi dapat mencapai 2.000 keping per jam, meski saat ini masih terkendala pada proses penjemuran.
Untuk tahap awal, pabrik menyerap tiga orang tenaga kerja lokal. Ke depan, jika operasional berjalan optimal, BUMDes menargetkan dapat mempekerjakan belasan warga desa.
“Masih awal, tapi kami optimistis ke depan bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja,” ujarnya.
Artono menambahkan, pemasaran produk diharapkan tidak hanya menyasar wilayah Belitung, melainkan juga daerah lain di Bangka Belitung.
Ia berharap dukungan pemerintah provinsi dapat membantu memperluas jaringan pemasaran agar usaha ini semakin berkembang.
Di sela kunjungan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bersama para kepala daerah juga menggelar diskusi santai sambil ngopi di salah satu warung kopi di Manggar.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu strategis, mulai dari rencana perayaan Tahun Baru secara sederhana hingga persoalan pertambangan di wilayah Bangka Belitung.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menyebut kunjungan Gubernur ke Pulau Belitung menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah.
“Kehadiran Pak Gubernur memberi ruang diskusi langsung dan menyamakan persepsi terkait berbagai persoalan daerah,” ujarnya.
Usai diskusi, rombongan melanjutkan agenda dengan meresmikan operasional Pabrik Percetakan Rak Telur BUMDes Sedulang Jaya sebagai simbol penguatan ekonomi desa di Kabupaten Belitung Timur. (SeputarBabel.com)














