Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Gelar pahlawan bagi Depati Amir, November 2018 lalu membuat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) punya pahlawan nasional. Tim Pengkaji Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) mengakui, jika peran PT Timah Tbk sangat besar untuk langkah Babel dapat pahlawan nasional. Sekretaris TP2GD Akhmad Elvian dan anggota TP2GD, Ali Usman mengungkapkan hal tersebut.
Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani sebagai Ketua TP2GD, merupakan sosok yang sangat konsisten dalam memegang komitmen. “Banyak sekali upaya yang sudah dilakukan oleh PT Timah dalam proses penetapan Depati Amir sebagai pahlawan nasional. Membayangkannya saja saya merinding. Saya pribadi sangat berterima kasih akan peran serta PT Timah di sini,’’ jelas Ali.
Ali merupakan pemerhati Sosial dan Budaya masyarakat Babel. Langkah konsisten Riza juga mengerahkan PT Timah dalam langkah perjuangan hingga pahlawan Babel terwujut. “Salah satu pihak yang memiliki peran besar dalam penobatan gelar pahlawan ini adalah PT Timah Tbk. Sungguh, jika mengingat bagaimana perjuangan PT Timah dalam konteks ini, saya ingin menangis,’’ ujar Ali Usman.
Menurutnya, PT Timah sudah memberikan support dan sumbangsih besar sehingga pengusulan Depati Amir sebagai pahlawan nasional, diresmikan. “Peran PT Timah sangat besar dalam membantu perjuangan penetapan Depati Amir sebagai pahlawan nasional. Terutama dalam pelaksanaan seminar nasional ke-3 melalui program CSR, dan seminar ke-4 melalui Ikatan Karyawan Timah (IKT). Dalam seminar itu kami mengundang tujuh pakar,’’ terang Elvian
Tak heran jika Elvian sangat bersyukur atas keberhasilan ini, karena pengusulan gelar pahlawan tersebut sudah dilakukan sejak 15 tahun yang lalu. Selama pengusulan tersebut, lanjutnya, berbagai upaya sudah dilakukan, mulai dari melakukan penelitian dan kajian, termasuk menggelar seminar nasional sebanyak empat kali.
Selain di Bangka, penelitian jejak sejarah Depati Amir juga dilakukan di Kupang. ’’Di Kupanglah beliau diasingkan hingga meninggal dunia pada 28 September 1869. Jasadnya dimakamkan di pemakaman muslim Batu Kadera, Desa Air Mata, Kupang,’’ terang Elvian.












