Diduga Mengantuk, Kecelakaan Maut di Desa Bantan Sebabkan Satu Korban Meningal Dunia.

Penulis : Lucky.

foto kendaraan yang mengalami lakalantas turut ikut di bawa ke RSUD Dr.H Marsidi Djudono.

Belitung, seputarbabel.com – lagi-lagi Laka Lantas terjadi dan mengakibatkan Satu orang meninggal Dunia, (AD) inisial korban lakalantas di jalan Raya Membalong tepatnya depan Kantor Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung meninggal dunia, pada Senin (18/02/2019) pukul 05.00 Wib.

Adapun ciri korban Lakalantas SD (31) mengendarai sepeda motor trail merupakan warga Dusun Air Malik, Kecamatan Membalong yang tewas dalam peristiwa nahas tersebut, sedangkan IS (38) yang mengendarai sepeda motor bebek merupakan warga asal, Simpang Rusa Kecamatan Membalong itu selamat dan hanya mengalami luka lecet pada bagian dagu dan patah tulang.

Saat di konfirmasi awak media seputarbabel.com dengan pihak keluarga korban di ruang IGD RSUD Dr.H Marsidi Djudono, mengatakan tidak tahu persis kejadiannya, karena posisi masih subuh.

Foto TKP Kejadian terlihat salah satu perwakilan jasa Raharja saat bersama Polisi lalulintas Polres Belitung guna mengambil olah TKP.

Kanit Laka Lantas Polres Belitung Aipda Kasnadi yang mengetahui kejadian itu mencoba menjelaskan kepada awak media terkait kronologisnya.

“Awal mula kami mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengetahui peristiwa kejadian lakalantas ini yang secara langsung melaporkan ke Jajaran Polantas unit Laka Lantas Polres Belitung, setelah itu kita langsung menuju ke lokasi kecelakaan tersebut,” tambah Kasnadi.

Lanjutnya, ia juga  menjelaskan kejadian tersebut bermula saat SD (korban meninggal-red) yang mengendarai sepeda motor trail dari arah Membalong menuju arah Tanjungpandan melaju dengan kecepatan tinggi, sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor jenis bebek bernomor polisi BN 7164 FV yang di kemudikan IS (38) warga Simpang Rusa, Membalong.

Foto Aipda Kasmadi dan Firman Jasa Raharja saat memberikan santunan korban lakalantas.

“Tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai SD oleng dan masuk ke lajur kanan, seketika benturan kedua sepeda motor dari arah berlawanan itu tak terelakkan. Kedua pengendara juga terpental saat kejadian tersebut. Korban SD meninggal dunia saat perjalanan menuju ke rumah sakit akibat pendarahan. Sedangkan, korban IS masih selamat. Dia mengalami luka lecet bagian dagu dan patah tulang,” jelas Kasnadi.

“(IS) yang sempat terseret sejauh 8 meter di atas aspal tersebut mengalami luka parah dan sedang di rawat. Sedangkan (SD) juga terseret sejauh tujuh meter yang menyebabkan luka lebam pada bagian muka dan bagian tubuh lainnya sehingga menyebabkan korban (SD) meninggal Dunia,” tambah Kasnadi.

Tak hanya dari pihak kepolisian, Firman dari pihak Jasa Raharja Kabupaten Belitung yang mengetahui kabar tersebut segera bergegas dan menemui pihak daripada korban meninggal guna memberikan santunan kepada korban lakalantas itu.

“Sementara itu untuk korban luka berat IS (38) telah di berikan jaminan biaya perawatan sebesar maximal 20 juta di RSUD Dr. Marsidi Djudono Kabupten Belitung,” ujar Firman Selaku penyedia Jasa Raharja.

Cepatnya Pelayanan tersebut tidak leput dari peran serta pihak kepolisian hususnya dalam hal ini Laka Lantas Polres Belitung dan pihak Jasa Raharja yang selama ini selalu bersinergi dan berkoordinasi dalam hal pelayanan cepat kecelakaan lalu lintas.

Kasnadi juga menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui dan mengalami musibah kecelakaan Lalu Lintas, agar segera melaporkan kepada instansi terkait dan bisa segera di bantu kejadian lakalantas guna melakukan pertolongan pertama.

“Segera laporkan kejadian Lakalantas, Agar segera terbantu dengan cepat baik dari keselamatan maupun dalam hal penyelesaian proses penyerahan santunan bagi kelurga korban maupun ahli waris,” tutup Firman kepada Media seputarbabel.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *