Balok Timah Diamankan Polresta Pangkalpinang, Muncul Dugaan Keterkaitan Oknum Polisi Yang Di Duga Pernah Tersangkut Pengiriman Monazit

PANGKALPINANG,  — Penangkapan balok timah oleh aparat Polresta Pangkalpinang mulai memunculkan sejumlah informasi baru. Dalam perkembangan yang dihimpun dari berbagai sumber, muncul dugaan keterkaitan seorang oknum anggota kepolisian berinisial B.S.K dengan temuan balok timah tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa penangkapan itu terjadi pada Rabu malam (1/4/2026) di kawasan Jalan Raya Kampak, Pangkalpinang. Dalam peristiwa tersebut, aparat disebut mengamankan sejumlah balok timah yang hingga kini masih berada di Mapolresta Pangkalpinang sebagai barang bukti.

Salah satu sumber yang mengetahui peristiwa tersebut membenarkan bahwa barang bukti timah masih diamankan oleh pihak kepolisian.

“Iya benar, balok timahnya masih ditahan di Polresta. Barangnya ditutupi menggunakan kardus bekas,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, Kamis (2/4/2026).

Meski demikian, sumber tersebut mengaku belum dapat memastikan secara pasti jumlah timah yang diamankan. Berdasarkan pengamatan di lapangan, jumlahnya diperkirakan cukup besar.

“Kalau dilihat secara langsung, bisa saja sekitar 10 ton, bahkan mungkin lebih,” kata sumber tersebut.

Seiring beredarnya informasi di lapangan, nama seorang oknum polisi berinisial B.S.K mulai disebut dalam sejumlah percakapan sumber. Beberapa sumber menyebutkan oknum tersebut berpangkat Aipda, sementara sumber lain menyebut pangkatnya Bripka. Hingga kini, informasi mengenai pangkat maupun penugasannya masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.

“Informasi terakhir yang kami dengar, yang bersangkutan masih bertugas di lingkungan Polda. Tetapi bisa saja saat ini sudah berpindah satuan,” ujar sumber tersebut.

Penelusuran awal juga menemukan bahwa nama oknum tersebut pernah disebut dalam sejumlah percakapan sumber terkait peristiwa lama yang berkaitan dengan dugaan pengangkutan mineral monazit beberapa tahun lalu. Namun demikian, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.

Menurut sumber lain yang mengetahui peristiwa tersebut, kejadian itu berlangsung sekitar tahun 2017 hingga 2018. Saat itu, yang bersangkutan disebut pernah diamankan oleh aparat Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) ketika membawa muatan mineral monazit menggunakan sebuah kapal.

“Iya, dulu pernah ada informasi terkait pengangkutan monazit menggunakan kapal. Kejadiannya sekitar tahun 2017 atau 2018. Kasusnya sempat mencuat waktu itu,” ujar sumber lain yang juga meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sumber tersebut menambahkan bahwa nama oknum itu beberapa kali disebut dalam percakapan di kalangan pelaku aktivitas tambang di wilayah Bangka Belitung. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait informasi yang beredar mengenai dugaan keterkaitan oknum anggota polisi tersebut dalam kasus balok timah yang diamankan Polresta Pangkalpinang.

Upaya konfirmasi masih terus dilakukan kepada oknum polisi berinisial B.S.K maupun kepada Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung guna memperoleh penjelasan resmi.

Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak kepolisian terkait informasi yang berkembang. (Red/MD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *