Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Ribuan peserta halal bihalal dan Temu kangen Hanta Yuda Rasyid, Mingggu (5/4/2026) siang, hadir di Novotel Bangka. Kini makin terbukti, Abah Hanta akan merasa lebih bahagia berikan dedikasi buat para guru. Maka tidak heran jika CEO Sagha Group ini akan terus berkontribusi buat dunia pendidikan.

Hadir para alumni SDN Pedindang, SMPN 5 dan SMAN 3 Pangkalpinang seluruh angkatan. Guru dan kepala sekolah dari 3 sekolah tadi, serta guru ngaji, para guru dan guru honorer juga menjadi undangan acara tersebut. “Bagi saya akan lebih bahagia bisa berkumpul di sini dan mengenang masa – masa sekolah,” katanya.
Bagi Hanta berkumpul bersama kawan – kawan alumni seluruh angkatan, memberikan dedikasi buat para guru. Itu lebih menyenangkan dan menjadi prioritas dibanding datang ke Istana Negara penuhi undangan Presiden. “Hari ini adalah dedikasi alumni buat para guru yang saya wakili,” tuturnya merendah.

Sebagai bagian dari skenario Allah, lewat acara halal bihalal Hanta Yuda Rasyid. Belasan paket umrah pun menjadi jalan bagi, penjaga kantin saat dirinya masih sekolah. Alumni sekolah dari 3 sekolah tadi, teman seangkatan dan guru dari SDN 66 Pangkalpinang. Mereka penerima paket umrah dan akan berangkat bersamanya ke tanah suci.
Pada saat memberikan Lifetime Achievement Award rencananya diberikan kepada guru agamanya Siti Wangiyah dan Wali Kelas dirinya saat di kelas 1, SD Pedindang, Sri Astuti. Hanya saja Siti lebih dulu meninggal dunia, 27 maret 2026. Presiden Yayasan Arroyyan Indonesia ini pun memberikan Rp 50 juta kepada ahli waris almarhuma. “Semoga bisa diberikan sebagai amal buat almarhumah,” harap Hanta.

Ia pun menceritakan, jika tugas hapalan surat Ibrahim ayat 7 dan doa sholad dhuha yang ditugaskan almarhuma. Adalah salah satu yang membuatnya bisa menjadi seperti sekarang. “Bahkan, hubungan saya dengan istri adalah doa beliau kepada yang dikabulkan Allah,” kenang Hanta.
Sementara, guru yang memperkenalkan dirinya baca dan tulis pertama kali adalah Sri Astuti. Tidak hanya Hanta, mereka 8 bersaudara dan beberapa keponakannya menjadi muridnya. Maka guna memberikan dedikasi kepada perempuan 70 tahun ini. “Akan diberikan tunjangan sepanjang hayat dan biaya berobat gratis,” sambung Hanta.
Sebelumnya, Hanta memberikan kontribusi kepada 3 sekolahnya. Dimana beberapa fasilitas sekolah akan dibangun dengan anggaran Rp 1 miliar darinya. Kini proses rancangan bangunan untuk itu baru disetujui pasca Idul Fitri 1447 H. “Jadi dana itu tidak diserahkan ke sekolah, tapi kita akan membangun fasilitas pendukung pendidikan di sekolah,” buka Hanta.
Kemarin diketahui pula Hanta Yuda memberikan Rp 1 juta kepada guru honorer yang telah mereka undang. Erma Yusriani istrinya ikut mendampingi, mengingat pasangan ini sekelas. Maka tidak heran jika keduanya punya teman satu kelas yang sama. Satu diantaranya adalah anggota DPRD Pangkalpinang, dari fraksi PKS, Arnadi.
“Mulaikan guru mu, maka hidup mu akan mulia”, tidak salah kalimat itu dituturkan, spontan Hanta Yuda Rasyid pada halal bihalal. Karena dengan banyaknya agenda harian, Hanta masih mampu mengingat nama lengkap gurunya dari SD hingga SMA. Satu persatu, nama guru disebutkan dalam sambutan.

Ia juga menyemangati kawan sekelasnya di SMAN 3 agar terus kuat melawan stroke yang sedang diderita. Hanta juta melakukan deklarasi untuk tidak akan maju sebagai kepala daerah di Provinsi Kepulauan Bangka (Babel). Karena ditawarkan sebagai menteri pun ditolaknya, karena akan lebih bahagia bisa berkontribusi dan berikann dedikasi di dunia pendidikan.













