Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), telah memastikan Hardi Efendi. Sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Adi Sucipto dari Partai Gerindra di daerah pemilihan (Dapil) Babel 1. DPD Partai Gerindra Babel memastikan sudah memproses mekanisme PAW baik pada tingkat pantai maupun, Fraksi DPRD Babel.
Ketua DPD Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Babel, Erzaldi Rosman, membenarkan terkait proses PAW Dapil Babel 1 dari partai besutan Prabowo Subianto ini. “Lah (diproses pantai dan Fraksi), tinggal menunggu (surat) dari Mendagri,” jawab Bang ER, sapaan Gubernur Babel periode 2017 – 2022 ini, singkat dihubungi Senin (12/1/2026).

Surat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan nomor 100.3/1838/Babel tanggal 16 Desember 2025, telah terbit terkait PAW. Diketahui nama Hardi Efendi, menggantikan dr Adi Sucipto karena meninggal dunia. Ketikan Alung nanti dilantik menjadi anggota legislatif, DPRD Babel telah melantik 4 PAW, dari Dapil Babel 1 dan Babel 6.
Proses PAW, kali pertama dilakukan Partai NasDem,dengan alasan meninggal dunia, Tarmizi Saa digantikan Agung Setiawan. Selanjutnya, masih dari Dapil Babel 6, PKS melakukan PAW dengan alasan mengundurkan diri. Karena ikut kontestasi Pilkada Ulang 2025, Kabupaten Bangka, Aksan Visyawan diganti dr Zarril Khifarri.
Kini proses PAW Dapil Babel 1, Pantai Gerindra, tinggal menunggu proses pelantikan. Alung akan menggantikan dr Adi Sucipto, karena meninggal dunia, sedang Rustam Mataris sudah lebih dulu dilantik, sebagai PAW. Partai Demokrat, mengganti Zeki Yamani dari dapil Babel 1, karena ikut kontestasi Pilkada Ulang 2025, Pangkalpinang.
Keluarga Alung dan Kursi Legislatif
Perlu diketahui, Rustam Mataris adalah paman Alung. Keduanya nanti akan mewakili aspirasi rakyat walau berbeda partai. Keduanya tidak terpilih, saat mewakili aspirasi dapil Babel 1 pada Pemilu 2024. Namun, Rustam lebih dulu menjadi anggota DPRD Babel dua periode, 2009 – 2014 dan periode 2014 – 2019.
H Bukhari, orang tua Alung, adalah saudara kandung Rustam Mataris, adik bungsu pria dari garis ayahnya. Sebelum Alung, kakak tertuanya, Hengki Bukhori adalah anggota DPRD Bangka Tengah dari Partai Demokrat diawal Kabupaten itu terbentuk.
Dari SBY, Kini Prabowo
Keluarga besar H Bukhari (alm), Pemilu 2014 menjadi momen terakhir dengan Partai Demokrat. Partai Bintang Mercy dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), telah jadi pilihan politik keluarga sejak sebelum 2004. Hanya saja kini, keluarga Alung lebih dominan mendukung Prabowo dan Gerindra.
Setelah Fitra Wijaya dilantik jadi anggota DPRD Babel, dapil 2 (Bangka Tengah) periode 2019 – 2024 arah politik keluarga kini di Gerindra. Pileg 2024, Alung dan Fitra sama – sama tercatat sebagai calon di Partai Gerindra, hanya beda dapil. Hasil Pemilu 2024, menempatkan Fitra dan Alung di urutan caleg kedua terbanyak dari rekapitulasi Pemilu 2024.
Fitra sebagai caleg nomor urut 1, pada dapil 2, harus akui Pahlivi dengan selisih 17 suara. Dapil 1, caleg nomor urut 1, Erlan hanya nemperoleh 2.739 suara. caleg nomor urut 2, Hardi total perolehan 3.689 suara. Dengan peroleh 4.225 suara, dr Adi Sucipto (caleg nomor urut 7) terpilih. berhasil mendulang 4225 suara, dan ditetapkan sebagai calon terpilih Pemilu 2024.
Sebagai, catatan : Pada dua daerah pemilihan (Dapil), Partai Gerindra menempati kursi 3 besar. Dengan perolehan 15.963 suara, pada Dapil Babel 1 dan total 17.123 suara dari Dapil Babel 2.













