SEPUTABABEL.COM, BELITUNG – Pengunjung Pasar Pujasena, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, digegerkan oleh penemuan seorang pria yang meninggal dunia di area pasar, Kamis, 25 Desember 2025 siang. Korban ditemukan di dalam sebuah kios kosong di bagian belakang pasar.
Pria tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa saat seorang rekannya mencarinya usai salat Zuhur. Penemuan itu segera menarik perhatian pedagang dan pengunjung pasar yang berada di sekitar lokasi.
Seorang saksi bernama Beni mengaku terkejut saat pertama kali menemukan korban. Ia mengatakan sudah beberapa hari tidak melihat keberadaan temannya itu di pasar.
Karena merasa khawatir, ia kemudian mendatangi kios yang biasa digunakan korban untuk beristirahat.
“Sudah dua hari tidak kelihatan, biasanya ada. Pas saya cari ke kios, pintunya agak terbuka. Waktu saya masuk, ternyata sudah meninggal,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Baron Foldrik (49), perantau asal Ambon yang sehari-hari membantu aktivitas di Pasar Ikan Tanjungpandan.
Pada sore hingga malam hari, korban biasa beristirahat di kios-kios Pasar Pujasena dan dikenal oleh para pedagang setempat. Ia diketahui hidup seorang diri di Belitung.
Beni juga menyebutkan bahwa dalam sepekan terakhir korban sempat mengeluhkan sakit flu dan batuk, dengan kondisi tubuh yang tampak lemah dan pucat.
Petugas Unit Inafis Satreskrim Polres Belitung yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Tidak lama berselang, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Marsidi Judono untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan keterangan para saksi, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi juga ditemukan obat-obatan yang diduga dikonsumsi korban,” jelasnya.
Polisi memperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan. Hal tersebut diperkuat oleh keterangan saksi yang terakhir kali melihat korban dua hari sebelumnya dalam kondisi kurang sehat. (SeputarBabel.com/tedja pramana)








