Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Belanja daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), naik menjadi Rp 3.064.703.819.549.99 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019. Dengan penerimaan pembiayaan daerah Rp 302,270 miliar dan pendapatan naik menjadi Rp 2,762 triliun, maka struktur APBD Perubahan menjadi seimbang.
Terjadi kenaikan Rp 143 miliar atau 4,48 persen dari anggaran belanja daerah APBD induk Rp 2,922 triliun pada APBD Perubahan. Peraturan daerah APBD Perubahan 2019 mencatat pendapatan daerah naik Rp 52,561 miliar, dari semula di APBD induk Rp 2,709 triliun menjadi Rp 2,762 triliun. Dalam usulan APBD Perubahan dijelaskan komponen belanja tidak langsung sebesar Rp 1,644 triliun dan belanja langsung sebesar Rp 1,4 triliun.
Sedangkan penerimaan pembiayaan daerah pada APBD Perubahan 2019 Rp 302 miliar naik 42,48 % atau Rp 90 miliar. Karena pada APBD induk sebelumnya dicatat sebesar Rp 212 miliar lebih. Seluruh fraksi di DPRD Babel mengingatkan Gubernur Babel Erzaldi Rosman agar mengoptimalkan penggunaan anggaran agar tepat guna dan sasaran.
Jumat (23/8/2019) dalam Rapat paripurna pengambilan keputusan tentang Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2019, tiap fraksi juga mencatat pengelolaan anggaran agar efisien. Pandangan akhir fraksi – fraksi dimulai dari fraksi Amanat Demokrat dengan juru bicara, Hardijono. Kemudian fraksi Gerindra dengan juru bicara Ferdiansyah.
Fraksi PDI Perjuangan dibacakan Ariyanto, fraksi PPP oleh Agus MD, fraksi Partai Golkar oleh Dedy Wijaya, fraksi Keadilan Sejahtera disampaikan Bong Ming Ming dan fraksi Madani oleh Mansah. Seluruh fraksi menyetujui APBD Perubahan 2019 dengan rekomendasi – rekomendasi, disampaikan secara tertulis.
Menurut Ketua DPRD Provinsi Didit Srigusjaya, selain melakukan kesepakan dalam membahas anggaran. Dewan juga menitik beratkan proses pembangunan dibandingkan keperluan anggaran untuk legislatif. Karena dalam belanja anggaran, mereka memindahkan anggaran legislatif Rp 8 miliar. “Kita alokasikan (dari anggaran untuk legislatif) 8 miliar untuk membantu kekurangan dana belanja anggaran perubahan untuk keperluan masyarakat,” ungkapnya.













