Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Hidayat Arsani genap berumur 63 tahun, Jumat (21/82026), di sekretariat DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Acara syukuran berlangsung dengan santunan anak yatim (piatu) dan pemotongan tumpeng. Selain digelar pengurus DPD I Partai Golkar Babel, senam bersama di halaman kantor Gubernur Babel juga jadi acara serupa.
Jika di senam bersama pegawai dan ASN Pemprov Babel, Ketua TP PKK Babel, Ni Komang Widari atau akrab disapa Noni tidak teragenda. Karena ia membawa tumpeng sebagai kejutan sederhana untuk Gubernur Babel, Hidayat Arsani. Berbeda dengan dengan acara yang digelar fungsionaris Partai Golkar Babel, acara syukuran bersama anak yatim memang teragenda.

Bersama ASN, P3K sampai P3K Paruh waktu di lingkungan Pemprov Babel, Noni Hidayat Arsani menyuapkan pempek kepada sang suami. Aksi sederhana itu disambut sorak-sorai para pegawai dan menjadi simbol kasih sayang sekaligus doa agar Hidayat senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur.
Meski berlangsung meriah, perayaan digelar secara sederhana. Hanya nasi tumpeng, kue, lantunan doa dan ucapan selamat serta doa. Noni mengatakan, di balik tugas dan tanggung jawab sebagai kepala daerah, Hidayat sosok yang dekat dengan keluarga, mengayomi dan memiliki kepedulian terhadap banyak orang.
“Alhamdulillah tadi pagi ini kita sudah senam bersama. Setelah selesai senam, ternyata ada surprise dari teman-teman Pemerintah Provinsi untuk Pak Gubernur yang hari ini ulang tahun ke-63,” tutur Noni.
Menurut dia, Hidayat merupakan sosok yang dekat dengan keluarga dan anak-anak. Ia juga menyebut suaminya sebagai pribadi yang memiliki semangat juang serta perhatian terhadap orang-orang di sekitarnya.
“Bapak tipe orang yang sebenarnya family man, pejuang, petarung, dekat dengan keluarga dan anak-anak serta perhatian dengan banyak orang,” sambung Noni.
Sedang bersama pengurus Partai Golkar Babel, sayap partai dan pimpinan Hasta Karya tingkat Provinsi. Dayat merayakan syukuran 63 tahun umurnya dengan santunan ke anak yatim. Tidak hanya itu potongan tumpeng pun diberikan kepada anak yatim.
Sebelumnya Dayat menyampaikan merayakan kebahagiaan tidak selalu diwujudkan melalui perayaan besar. Kebersamaan, ketulusan dan rasa syukur justru menjadi bagian penting dari momen tersebut.
“Terima kasih kepada orang-orang terdekat, para pegawai, dan masyarakat yang telah memberikan ucapan dan doa. Semoga doa yang dipanjatkan dikabulkan Allah,” ungkap pria yang akrab disapa Panglima ini.
Perlu diketahui, acara perayaan hari lahirnya sebelum menjadi Gubernur Babel, selalu meriah. Dayat memang kerab menggunakan dana pribadi jika membantu warga walau pun kegiatan sebagai Gubernur. Begitu pun kejutan perayaan dan syukuran 63 tahun umurnya kemarin.
“Alhamdulillah momen ini berlangsung sederhana, namun euforianya luar biasa. Sesuai instruksi Pak Presiden, momen ini tidak menggunakan uang negara, ya,” kata Dayat.












