Siswa-Siswi SMAN 2, Jangan Pernah Berhenti Menggali Potensi

Pesan Staf Ahli Gubernur

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan Sumini Yuliastuti, menghadiri Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi SMAN Kelas 12 Tahun ajaran 2017/2018.

Gedung Graha Timah Pangkalpinang menjadi lokasi pelaksanaan hajatan yang dihadiri siswa dan para orang masing-masing siswa, para Guru, Komite Sekolah penyelenggara, dan pihak terkait lainnya pada Kamis (19/4/2018).

Dalam acara itu, ada satu pemandangan yang menarik perhatian para tamu undangan, yaitu para siswa dianjurkan mengenakan stelan jas, sementara siswi mengenakan pakaian kebaya.

Staf Ahli Gubernur, Sumini mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengawali sambutannya, menyampaikan selamat dan sukses kepada siswa-siswi Kelas 12 SMAN 2 Pangkalpinang yang telah menyelesaikan ujian akhir dan pendidikannya selama 3 tahun di sekolah tersebut.

Sumini berpesan agar para lulusan SMAN 2 Pangkalpinang ini, untuk  terus meningkatkan pendidikan dan jangan pernah berhenti menggali potensi diri.

“Mewakili Pak Gubernur, saya doakan sekaligus memberikan motivasi kepada para lulusan SMAN 2. Bagi yang bisa melanjutkan pada jenjang lebih tinggi jangan pernah berhenti menggali potensi dan terus belajar. Tapi, yang belum bisa melanjutkan saya harap tetap menjalaninya dengan menemukan jalan lain, agar ilmu yang telah dimiliki bisa berguna,” ungkap Sumini.

Lebih lanjut Sumini mengingatkan, di era pesatnya perkembangan teknologi saat ini, siswa dan siswi SMAN 2 khususnya, harus melanjutkan dan meningkatkan kemampuan intelektual dibidang IT. “Kita harus tingkatkan kemampuan apapun itu yang sifatnya pengetahuan, apalagi kalau tidak dengan jalan belajar,” ujar Sumini.

“Dari SMAN 2 Pangkalpinang ini, saya menilai lulusannya membanggakan, dan kebanyakan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan ada yang sukses ke luar negeri.  Semoga lulusan SMAN 2 saat ini, juga mampu meningkatkan dan menaikan tingkat edukasinya, serta mampu berkarya untuk Negeri Serumpun Sebalai yang kita cintai ini,” harap Sumini.

Sebelumnya, Arwansyah mewakili Kepala Sekolah SMAN 2 Pangkalpinang mengatakan, ujian nasional yang dilaksanakan SMAN 2 Pangkalpinang per 29 Maret sampai 12 April 2018 berjalan dengan baik, sekaligus lancar, meskipun masih ada keterbatasan.

Arwansyah dalam kesempatan itu juga mengatakan, pada saat ujian kemarin, kondisi siswa harus bersih tanpa membawa benda apapun, termasuk dilarang menggunakan Ponsel saat ujian. “Keputusan kelulusan telah dikeluarkan, maka siswa juga dilarang keras melakukan budaya seperti halnya semprot dan corat coret serta konvoi dijalanan,” kata Arwansyah.

Pada  kesempatan sama, Arwansyah juga menjelaskan, untuk jenjang tertentu dalam melihat hasil dari suatu kelulusan harus mengikuti kriteria nasional. Dan apabila hasil kelulusan dikeluarkan, maka rangkuman dari seluruh penilaian baik siswa atau siswi harus dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan.

Disamping itu, ikut disampaikan, bahwa pihak SMAN 2 Pangkalpinang akan terus meningkatkan kompetensi guru dibidang edukasi dan komputer.

“Saat ini, SMAN 2 sudah memiliki 3 buah laboratorium komputer yang cukup memadai, tapi kita akan tetap tingkatkan lagi di tahun-tahun kedepannya, karena memang tuntutan saat ini, untuk perkembangan IT sangat penting,” imbuh Arwansyah.

Dipenghujung sambutan, juga disampaikan  Slogan Kelulusan SMAN 2 yang sudah menjadi kebiasaan, yakni “Kami didik kami lepas dan kalian sekarang bebas untuk meningkatkan kompetensi kalian diluar sana untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau apapun yang kalian suka dan cita-citakan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *