Pengerajin Pewter Mitra Binaan PT Timah

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Kerajinan tangan dengan bahan baku timah murni memang membuat pewter mahal. Menjadi pengerajin buah tangan khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini, memang tidak banyak diminati. Ternyata kelompok pengerajin pewter yang berdiri tahun 1994 tadi, sudah 8 tahun menjadi mintra binaan PT Timah Tbk. Kerajinan tangan yang menjadi ‘buah tangan’ khas Babel ini memang khas dan mewah, karena berbahan baku timah murni.

Ketua Kelompok Pengerajin Pewter Budi memang perintis, dialah yang diminta mengembangkan kerajian dari bahan baku timah tadi. Dia pun berhasil mengumpulkan teman – teman guna mendapat pelatihan kerajinan tangan, yang kini kita kenal pewter. Dari pelatihan tadilah terbentuk kelompok pengerajin pewter Babel. “Saya ajak teman-teman untuk pelatihan dan terbentuklah kelompok Pewter ini,” ceritanya.

Setelah kelompok kerajinan tangan khas Pangkalpinang saat itu terbentuk. Mereka pun terus melakukan pengenalan berbagai bentuk pewter ke berbagai kalangan. Kini saat Provinsi telah terbentuk, ada pewter yang menjadi ciri khas cendera mata Babel. Sayangnya sedikit sekali peminat pengerajin pewter di tanah lahirnya. “Di Babel kami sulit mencari pengerajin pewter,” keluh Budi.

Menurut Budi nilai lebih mineral logam timah, bisa diekspor tidak lagi dalam bentuk logam murni batangan. Pewter dalam bentuk aksesoris atau sudah dalam bentuk kerajinan sehingga bisa memiliki nilai lebih. “Bila kita mengekspor timah yang sudah diolah menjadi kerajinan tangan. Bisa punya nilai tambah 4 kali lipat sehingga kita bisa mengurangi ekspor balok timah,” harap Budi.

Kini setelah 24 tahun, untuk mengembangkan usaha pewter kelompoknya tahun 2010 baru menjadi mitra binaan PT Timah. Dengan jangka waktu pembayaran 2 tahun dengan bunga rendah, usaha pewter sangat terbantu karena mampu menjadi penambahan modal usaha. “Diangka 3 persen bunga dalam jangan waktu 2 tahun membuat modal pinjaman tidak menjadi beban,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *