Seputarbabel.com – Pangkalpinang – Suasana Mapolresta Pangkalpinang sempat ramai dan mencekam setelah konflik antara dua TikToker asal Pangkalpinang memanas dan menyita perhatian publik.
Perselisihan tersebut dipicu aksi saling menghina di media sosial, yang kemudian berlanjut hingga salah satu pihak mendatangi rumah TikToker lainnya.
Peristiwa yang awalnya terjadi di ruang digital itu dengan cepat berkembang menjadi konflik di dunia nyata. Konten dan komentar bernada penghinaan yang saling dilontarkan memancing emosi, tidak hanya dari kedua pihak, tetapi juga para pengikutnya di media sosial.
Situasi semakin memanas ketika salah satu TikToker bersama sejumlah orang mendatangi kediaman pihak lain. Kejadian tersebut memicu keresahan warga sekitar dan menjadi perhatian luas warganet, hingga akhirnya berujung pada upaya penyelesaian melalui jalur kepolisian.
Ratusan warga dan warganet tampak memadati Mapolresta Pangkalpinang untuk menyaksikan langsung proses mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian. Aparat terlihat bersiaga penuh di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Pihak Polresta Pangkalpinang bergerak cepat dengan mengedepankan langkah persuasif melalui mediasi, sekaligus melakukan pengamanan ketat mengingat tingginya atensi publik terhadap kasus tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi masih berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi, menahan diri, serta lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar konflik serupa tidak kembali terjadi.














