Dorong Produksi Petani Meningkat PT Timah Serahkan Bantuan Perahu

Seputarbabel.com, Bangka – Lidi nipah dari Kota Kapur, telah menjadi komoditi ekspor dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). PT Timah Tbk menyalurkan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Dengan memberikan satu unit perahu dengan mesin 2,6 PK kepada kelompok Koperasi Angsa Putih. Ini dilakukan agar produksi lidi nipah dari petani tersebut meningkat.

Diakui Ketua Kelompok Koperasi Angsa Putih Desa Kota Kapur, Japri jika bantuan tersebut akan membuat pendapatan masyarakat meningkat. Perahu tadi akan mengurangi biaya transportasi, karena selama ini untuk mengambil lidi nipah dipinggiran sungai mereka menyewa perahu Rp 100 ribu. “Itu diluar BBM dan upah pengemudi perahunya,” sambungnya.

Sebelumnya produksi lidi nipah Kota Kapur dirasakan terhambat, mengingat masih menunggu jadwal nelayan tidak melaut. Kini dengan bantuan perahu tadi, dengan kapasitas 2 ton pengangkutan lidi nipah bisa dilakukan. “Selama ini kalau nelayan ke laut tidak bisa dipakai perahunya,” jelas Japri.

Karena itulah pihak Koperasi Angsa Putih mengajukan proposal ke PT Timah Tbk, meminta bantuan alat transportasi agar produksi lidi nihap di Desa Kota Kapur tidak tersendat. “Tidak disangka selang satu bulan proposal kita masuk, sudah direspon CSR PT Timah,” ungkap Japri senang.

Ia juga menjelaskan, dari 32 anggota Koperasi Angsa Putih berprofesi sebagai petani lidi nipah 15 orang memanen di pingiran sungai. Selama ini jika dengan jalur darat produksi dari 15 orang tadi hanya 500 kilo, sedang dengan adanya perahu maka produksi mereka bisa 1 ton. “Dengan ada bantuan produksinya meningkat 100 persen, tentu sangat membantu,” jelas Japri.

Ia juga menambahkan dengan bantuan perahu maka dalam satu bulan, diharap akan mampu mengekspor 2 kali lidi nipah. “Karena permintaan dari negara luar mencapai 100 ton, tentu jika produksi meningkat, kita berharap bisa mengekspor 2 kali dalam sebulan,” tambah Japri.

PT Timah Tbk sendiri berharap dengan adanya bantuan perahu, akan memacu tidak hanya produksi lidi nipah. Akan tetapi para petani juga dapat mengembangkan kerajinan dari lidi nipah. Sehingga terbangun usaha mikro kecil menengah dengan hasil produksi kerajinan dari lidi nipah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *