BANGKA,SEPUTARBABEL.COM – Sat Polairud Polres Bangka turun mengecek kawasan pesisir Pantai Batu Ampar, Kecamatan Merawang. Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas penambangan ilegal di wilayah tersebut.
Petugas menyambangi lokasi Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Hasilnya, polisi tidak mendapati ponton yang tengah melakukan aktivitas penambangan.
Meski begitu, dua unit ponton rajuk tower terlihat berada di kawasan pesisir. Polisi kemudian meminta keterangan dari masyarakat di sekitar lokasi terkait keberadaan kedua ponton tersebut.
“Dari hasil pengecekan, tidak ada ponton yang sedang melakukan aktivitas penambangan. Kami menemukan dua unit ponton rajuk tower, namun masih dalam proses perakitan,” kata Kasat Polairud Polres Bangka Iptu Aria Tanjung, seizin Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe.
Aria mengatakan keterangan yang diperoleh petugas di lapangan kedua ponton tersebut belum digunakan untuk kegiatan penambangan. Keberadaannya ponton hanya untuk proses perakitan.
“Setelah kami lakukan pengecekan dan meminta informasi di lapangan, ponton tersebut masih dirakit. Jadi saat monitoring dilakukan, belum ditemukan adanya aktivitas penambangan,” ujarnya.
Pengecekan dipimpin Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Bangka Ipda Kgs. Mohd. Fithrian D, S.H., didampingi Kasubnit Tindak Aiptu Harry Gunawan serta sejumlah personel Sat Polairud.
Personel Sat Polairud Polres Bangka juga memberikan peringatan kepada masyarakat di sekitar lokasi agar tidak melakukan aktivitas tambang tanpa izin.
Aria menegaskan keberadaan ponton di kawasan pesisir tetap akan menjadi perhatian polisi, terutama apabila nantinya digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal.
“Kami sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat supaya tidak melakukan penambangan ilegal. Kalau kemudian ditemukan ada kegiatan yang tidak memiliki legalitas, tentu akan kami lakukan penegakan hukum sesuai aturan,” tegas Aria.
Menurut Aria, monitoring akan terus dilakukan di sejumlah kawasan pesisir dan perairan yang berpotensi menjadi lokasi pertambangan ilegal.
“Kami tidak hanya melakukan pengecekan sekali. Monitoring akan terus dilakukan untuk memastikan situasi di wilayah perairan tetap aman dan aktivitas masyarakat berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan pesisir dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan ilegal.
“Intinya, mari sama-sama menjaga wilayah pesisir. Masyarakat tetap bisa beraktivitas, tetapi harus sesuai aturan dan tidak melakukan penambangan ilegal,” pungkasnya.
Pertajam Judul dengan Fokus Temuan
Ringkas Kutipan yang Berulang
Perjelas Status Informasi Warga












