https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Pemotongan Uang Makan PNS Pemkot, Disarankan Dikaji Ulang

Seputarbabel.com, Bangka – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang tentu tidak lepas dari Walikota Maulan Aklil, akrab disapa Molen. Diketahui setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot, telah meminta surat persetujuan pegawai negeri sipil untuk dipotong uang makan. Pengamat dari Universitas Bangka Belitung Ndaru Satrio menyarankan agar pemotongan uang makan PNS Pemkot itu dikaji ulang.

Ndaru Satrio.

Ia mengatakan ketika menanggapi berita media ini terkait rencana kebijakan itu, akan membuat Walikota Molen dinilai salah menggunakan kekuasaannya. “Terkait dengan Pemkot yang berencana melakukan pemotongan uang makan PNS menurut saya masih harus dikaji ulang,” ungkap ahli hukum pidana fakultas hukum UBB, Rabu (6/5/2020) tadi.

Walikota Dinilai Salah Gunakan Kekuasaan

Terlebih uang tersebut akan digunakan untuk penanganan pandemi corona virus desease (covid-19). Bahkan kabarnya akan dimasukan ke rekening PGK Peduli, dimana adalah lembaga non pemerintah. “Selagi memiliki alternatif solusi yang lain, alangkah baiknya pilihan untuk lakukan pemotongan uang makan PNS dibuang jauh – jauh dari pikiran,” sambung Ndaru.

Diingatkan Ndaru jangan sampai awal kebijakan tadi berrujuan baik, justru akan menimbulkan masalah baru bagi PNS. “Jangan sampai yang awalnya tujuannya baik malah menimbulkan masalah baru bagi PNS.Saya justru khawatir dengan kemampuan keuangan sebagian PNS jika kebijakan pemotongan uang makan ini benar – benar dilksanakan,” harapnya.

Jika memang akan dialokasi bagi penanganan covid 19 di Kota Pangkalpinang, jutru akan lebih bijak jika dibiarkan PNS mentransfer sendiri dari mesin ATM. Terlebih kebutuhan tiap PNS tidak bisa dipukul rata. “Kebijakan yang diambil harus mendasarkan pada negara hukum kesejahteraan, kebijakan tersebut diambil semata – mata demi terciptanya masyarakat lebih sejahtera termasuk mereka anggota PNS,” pinta Ndaru.

Sayanganya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Ratmida Dawan ketika dihubungi media ini terkait, bagaimana rencana pemotongan uang makan PNS Pemkot tadi. Sampai berita ini diturunkan belum juga menjawab pesan whatsApp maupun sms ke nomornya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *