https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Memangkas Birokrasi, Sejari Dinilai Inovasi Regulasi

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Serumpun menjaga negeri (Sejari) memiliki simbol jempol yang artinya baik, bagus dan sopan. Merupakan program Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Harrie Patriandie guna memangkas birokrasi. Ide mensinergikan kerja setiap pamong dalam pelayanan dan mengoptimalkan kinerja, dinilai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebuah inovasi kebijakan.

Untuk kategori program Inovasi tersebut, penerima penghargaan adalah Kepala Satpol PP yang memiliki konsep kebijakan baru dan berjalan maksimal. Makanya selain harus memaparkan program, tim penilau juga melakukan survei dan penelitian selama dua hari sebelum menetapkan. Dari 8 penerima penghargaan, selain Kasat Pol PP Babel, mereka berasal dari Jakarta, Kota Bandung, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogja (DIY) dan Kota Palembang.

Sejari sendiri adalah program yang dimulai Harrie, untuk mengenyampingkan ego wilayah antar Satpol PP. Karena ada kendala sekat kendali antar Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi, padahal, tugas pokok dan fungsi tidak jauh berbeda. Ini dia rasakan ketika memimpin Satpol PP Provinsi, padahal jika sinergis kinerja Satpol PP bisa lebih maksimal. “Artinya (kendala) ini berkaitan dengan regulasi, lalu kita jadikan Hut Satpol PP sebagai langkah awal,” ceritanya.

Nota kerja sama antar daerah oleh Kasatpol PP Provinsi dan Kabupaten/Kota kemudian berlanjut MoU antar Gubernur dengan Bupati dan Walikota. Dengan demikian fungsi Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga Pemadam Kebakaran (Damkar), menjadi satu kesatuan menjaga ketertiban umum dan ketentraman. Kerjasama yang dibina meliputi antar Satpol PP tadi selain kerjasama wilayah juga peralatan hingga informasi. “Misalnya ada kebakaran di Bangka Tenga yang lebih dekat Pangkalpinang, tidak mesti nunggu dari Koba,” terang Harrie.

Jika Babel adalah Sejari, program Kasatpol PP Jakarta adalah bulan tertib trotoar sedang Kasatpol PP Jawa Tengah dengan program goes to school dan kader siaga trantib. Kasatpol PP DIY mampu membangun sistem informasi dengan nama aplikasi Jogja Praja Wibawa. Laporan masyarakat secara elektronik, adalah program yang diterima untuk Kasatpol PP Kota Bandung.(riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *