Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Keuskupan Pangkalpinang, Kamis (1/1/2026) menggelar Open House Tahun Baru 2026. Semangat kebersamaan, toleransi antarumat beragama dan kerukunan lintas iman tercermin pada perayaan ini. Walikota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif (Prof Udin) dan Pj Sekda Babel, Fery Afriyanto hadir langsung bersama beberapa tokoh dan undangan.
Baik Prof Udin maupun Fery, disambut Uskup Pangkalpinang, Adrianus Sunarko OFM dan jajaran pengurus gereja. Terlihat diantaranya, Sarjulianto mantan Kadis PU Pangkalpinang dan tamu lintas elemen masyarakat. Dalam sambutan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menyambut baik inisiatif Keuskupan Pangkalpinang. Karena konsisten membuka ruang silaturahmi lintas iman melalui agenda open house Tahun Baru.

“Kami atas nama pemerintah provinsi, mengapresiasi Keuskupan Pangkalpinang telah menghadirkan ruang silaturahmi ini. Momentum Open House Tahun Baru 2026 menjadi bukti bahwa nilai toleransi, kebersamaan dan persaudaraan lintas iman di Bangka Belitung terus terjaga,” papar Fery, membaca sambutan Gubernur Babel.
Ia menambahkan semangat toleransi dan kondusifitas dapat terus diperkuat sebagai fondasi pembangunan daerah. “Saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2026. Semoga di tahun ini, kita semakin meningkatkan kondusifitas masyarakat dan toleransi antarumat beragama. Sehingga program-program Pemprov Babel dalam mewujudkan masyarakat damai, rukun dan sejahtera di Bumi Serumpun Sebalai dapat direalisasi,” harap Fery.
Prof Udin menyampaikan kehadiran dirinya dan Pj Sekda Provinsi bukan hanya bentuk komitmen pemerintah. Melainkan bukti dukungan, dalam merawat harmoni sosial sebagai modal untuk membangun daerah. “Tentu bukan hanya pemerintah berkomitmen, hadirnya saya dan pak Sekda langsung itu berarti kite peduli,” jawab Walikota Pangkalpinang, saat akan meninggalkan Keuskupan.
Diketahui agenda rutin tahunan ini tidak hanya dihadiru umat Kristiani. Open House digelar sejak pukul 09.00 WIB hingga malam hari, terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat Babel. Panitia berharap agenda ini menjadi ruang perjumpaan yang hangat, inklusif dan penuh makna kebersamaan.














