https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Ini Uniknya Jazz On The Brige Bangka

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Jazz on the Bridge – Bangka (JoBB) akan digelar di pinggir pantai Koala, 29 – 30 Desember 2017 punya banyak keunikan. Selain letak panggung berada di sekitar bibir pantai, latar belakang panggung Jembatan EMAS dengan efek pencahayaan juga bisa disaksikan di atas perahu dengan menu spesial. Tidak hanya menampilkan para maestro jazz nasional, hari pertama JoBB akan menampilkan band lokal beraliran jazz yang sudah terseleksi.

Ketua Panitia Pelaksana JoBB 2017, Nico Alpiandy dalam rilisnya mengatakan, banyak penggemar musik jazz dari luar pulau Bangka meminta suguhan unik. Itulah yang mebuta panitia mengerahkan puluhan kapal nelayan yang akan melempar sauh di perairan. “Jadi, penonton bisa menyaksikan juga dari perahu-perahu nelayan. Nelayan juga menyediakan paket makanan yang bisa dinikmati penonton dari atas perahu mereka,” tuturnya.

Dipastikan JoBB walau gratis akan menampilkan suguhan menarik, karena menggabungkan suasana pantai dan pemandangam Jembatan EMAS sebagai latar belakang. Suasana artistik jembatan buka tutup tadi akan ditambah dengan lalu lintas kapal nelayan yang hilir mudik melintasinya. Tiang – tiang pilar di jembatan akan dihiasi dengan sorot lampu berkekuatan maksimal dan daya pancar indah.

Idang Rasjidi Syndicates akan mengiringi bintang tamu seperti Fariz RM dengan hitsnya “Barcelona dan “Sakura”, Tompi yang akan membawakan ‘Sedari Dulu”, “Selalu Denganmu” dan sederet hits miliknya. Bukan hanya itu Mus Mujiono dengan hits “Arti Kehidupan” dan “Tanda-tandanya” bisa menjadi tembang nostalgia. Mereka akan tampil hari ke dua, 30 Desember 2017, hari pertama panggung JoBB akan menyugukan tujuh kelompok musik jazz lokal.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, berharap agar even jazz di Babel menjadi agenda reguler tiap tahun. Apalagi jalur penerbangan menghubungkan Pangkalpinang dalam waktu singkat, selain Jakarta, Palembang dan Batam kini jalur baru membuat Bandung dan Jogjakarta juga terhubung. “Seperti baru – baru ini penerbangan Bandung – Bangka, Jogja – Bangka, dan Insya Allah tahun depan akan dibuka jalur Denpasar – Bangka, Lampung – Bangka, dan Medan – Bangka,” tambah Erzaldi.

Erzaldi juga mengapresiasi JoBB yang dimotori Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel. Penampilan Idang Rasjidi, Fariz RM, Tompi dan Mus Mujiono bakal jadi daya tarik wisatawan dari luar pulau Bangka. Wajar jika dirinya berharap agenda JoBB, akan menjadi salah satu pendorong dan pemicu Provinsi lebih terkenal. “Harapan kita dengan adanya Jazz on the Bridge menjadi salah satu strategi bagi kita untuk pengembangan pariwisata Bangka Belitung ke depan,” terangnya.

Maestro jazz kelahiran Bangka, Idang Rasjidi mengajak seluruh komponen dan wisatawan ke Bangka. Dia memastikan akan turut memajukan pariwisata Babel dengan musik jazz, karena itu dia juga berharap akan ada even nasional bertarah internasional nantinya. “Cara memerdukan Bangka itu, memakai musik. Event Jazz on the Bridge tahun ini menjadi trigger dulu sebelum nantinya menjadi festival rutin, semacam Java Jazz Festival yang digelar tiap tahun,” tuturnya.(riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *