https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Beredar Foto Oknum Kepala Desa Selat Nasik Negosiasi Penjualan Lahan 100 Hektar

Belitung, Seputarbabel.com – Anuar, Kepala Desa (Kades) Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, diduga telah menerima uang ratusan juta dari upaya transaksi lahan di Desa Selat Nasik. Jum’at (24/5/2024).

Uang ratusan juta tersebut merupakan uang muka atau down payment yang diterimanya dari salah satu investor dari Jakarta, untuk transaksi jual beli lahan seluas 180 H.

“Pak kades menceritakan bahwa lahan tersebut sudah pernah di DP seratus juta dilahan yang sama, dak sala aku c. Bukan sama pembeli saya,” ujar sumber yang tidak mau namanya disebutkan.

Sumber mengatakan, inisial (SH), adek kades yang berperan sebagai penawar lahan tersebut.

Dia juga menyebutkan, bahwa Kepala Desa Selat Nasik sendiri yang menyampaikan kabar tersebut.

Menurut sumber, lahan yang akan dibelinya tersebut merupakan lahan yang sama, (sudah di DP-red) akan tetapi sumber enggan membelinya dikarenakan setatus lahan yang belum jelas statusnya.

Kemudian ia juga menambahkan, jika lahan yang ditawarkan tersebut bisa untuk dilakukan transaksi, jika. Lahan 22 Hektar yang sedang dilakukan upaya HGB itu selesai, kemudian yang ditawarkan kekami sekitar 180 Hektar akan terealisasi .

“Artinya tidak ada masalah, barulah lahan yang ditawarkan bisa untuk di down payment (DP) sebesar sembilan puluh juta rupiah,” ujar sumber menceritakan

Diketahui lahan seluas 180 H tersebut, akan dijual oleh oknum masyarakat sebesar Rp. 7.000.000,- / Hektar.

“Dari warga 7 juta per hektar, kalo yang 100 juta itu sudah diterima, itu pembelian berbeda, 100 juta hilang karena pembeli yang tidak jadi, soalnya saya dapat informasi dana yang seratus juta,” terang sumber.

Saat dikonfirmasi Seputarbabel..com, alasan oknum Kades meminta uang untuk DP lahan yang mana lahan tersebut sudah pernah dilakukan pembayaran down payment (DP) sebelumnya oleh salah satu investor.

“Saya tidak pernah tau pak, untuk lahan 100 Hektar itu yang mau di perjual belikan dengan salah satu investor ini,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan, jika sudah sempat memanggil parah perakat Desa untuk menanyakan tentang lahan 100 hektar yang mau diperjual belikan.

Dia menjelaskan, bawah perangkat Desa yang di tanyakan, tidak mengetahui tentang jual beli lahan 100 hektar itu. Tapi Kades membenarkan jika dokumen foto yang beredar adalah benar dirinya saat melakukan pertemuan.

“Iya pak, itu foto dua minggu yang lalu, di salah satu warung kopi yang ada di Kabupaten Belitung.

(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *