Gubernur Babel Hadiri Pertemuan IMT- GT Ke 11

Seputarbabel.com, Singapura – Menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke 32, tadi sore waktu setempat Presiden Joko Widodo menghadiri Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT- GT) ke 11 di Hotel Shangrila. Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman hadir dalam agenda tersebut, sebagai salah satu Gubernur yang diundang dari Indonesia.

Memang dalam kesepakatan IMT – GT tadi banyak berbicara diantaranya memfasilitasi pariwisata dan perdagangan. Indonesia juga menyambut baik rencana aksi kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat tiga negara. Ini untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas yang berfokus pada berkelanjutan transformasi sosial ekonomi dan inklusif; penelitian terapan inovatif; dan solusi untuk komunitas yang berkelanjutan.

IMT-GT bertujuan untuk menjadi pusat keunggulan untuk perdagangan dan pengetahuan dalam produk dan layanan halal melalui penguatan kapasitas dan kemampuan industri lokal. “Memberdayakan pengembangan sumber daya manusia; menyusun bidang permainan yang sama untuk memaksimalkan manfaat yang diperoleh dari masing-masing negara; dan meminimalkan hambatan perdagangan. Dalam hal ini, kami sangat mendesak Pejabat Tinggi dan semua instansi terkait untuk mempercepat finalisasi pengakuan timbal balik pada logo halal,” ungkap Erzaldi dalam rilis tadi malam.

Sementara Presiden Joko Widodo saat menghadiri pertemuan IMT – GT ke 11 tadi menyampaikan. Memasuki 25 tahun kerja sama IMT-GT sejumlah capaian penting berhasil diraih ketiga negara. Mulai dari pertumbuhan IMT- GT pada tahun 2016 yang mencapai angka 4,4 persen hingga GDP per kapita penduduk di wilayah IMT-GT yang mencatatkan nilai USD 14.557 pada tahun 2016 dari sebelumnya USD 11.508 pada tahun 2011.

Begitu pun dari sisi konektivitas udara, jumlah bandara internasional di kawasan IMT-GT meningkat hingga tiga kali lipat dari 9 bandara pada tahun 1995 menjadi 28 bandara internasional saat ini. Walau  pria yang akrab disapa Jokowi tadi mengingatkan masih banyak tantangan berat yang dihadapi di kawasan ini. “Kawasan dan dunia saat ini masih dihantui oleh ketidakpastian akibat persaingan antara kekuatan-kekuatan besar hingga perang dagang yang telah ada di depan mata,” ujar Jokowi.

Jokowi mengajak para negara pendiri ASEAN tersebut untuk menjadikan kerja sama IMT-GT sebagai building-block yang memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ASEAN. Guna mewujudkan hal tersebut dan meningkatkan pertumbuhan yang inklusif di kawasan IMT-GT, Presiden Jokowi mengusulkan sejumlah langkah yang harus segera dilakukan. Utamanya, pembangunan infrastruktur khususnya Physical Connectivity Projects (PCP) yang diyakini dapat memperlancar arus barang, jasa, dan penumpang. “Kita harus sama-sama pastikan kerja sama ini membawa manfaat konkret dan inklusif bagi rakyat kita juga bagi rakyat ASEAN,” ucap Presiden Jokowi.

Selain itu, sejumlah kerja sama di berbagai bidang prioritas juga harus terus ditingkatkan. Mulai dari agro-industri, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi digital. Presiden Jokowi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terampil, kompetitif, serta mampu berkontribusi positif melalui Center for IMT-GT Subregional Cooperation (CIMT). “Sebagai sekretariat bersama, CIMT harus berkontribusi lebih terhadap kelancaran kerja sama baik antar negara maupun dengan organisasi internasional lainnya,” kata Presiden Jokowi.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *