Berkat CSR PT Timah, Bengkel Motornya Berdiri

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat Provinsi Kepulaun Bangka Belitung (Babel), PT Timah Tbk punya berbagai program CSR. Seperti bantuan peralatan, pembangunan fasilitas umum dan bantuan permodalan usaha melalui program kemitraan. Sunaryadi (66) akhirnya mampu mendirikan tempat usaha bengkel motor miliknya, setelah menjadi mitra binaan CSR PT Timah.

Warga jalan RE Martadinata kelurahan Opas Indah, ini memang memiliki ketrampilan sebagai mekanik motor. Setelah dirinya menjadi penerima modal usaha program kemitraan PT Timah Tbk, mimpinya mendirikan bengkel motor pun terwujut. “Dulu mau buka bengkel motor bingung mau dapat modal dari mana. Saya sangat bersyukur dipertemukan dengan program CSR PT Timah. Sehingga saya bisa buka bengkel motor,” cerita Sunaryadi.

Bagi Sunaryadi kini sudah empat kali dirinya mendapat bantuan permodalan. Menurutnya wajar bila disebut bantuan permodalan, karena tidak terasa membebani usahanya. Walau pun harus dikembalikan dana yang dipinjamkan, tidak seberat pinjaman di tempat lain. “Ketika saya menajadi mitra saya merasa tidak ada hutang, itu yang paling saya rasakan,” bukanya.

Dengan menjadi mitra binaan, permodalan tidak menjadi kendala sebuah usaha mikro kecil dan menengah. Dia pun bangga bisa menjadi bagian dari program kemitraan PT Timah. Karena dia ikut berkontribusi meningkatkan jumlah bantuan dipriodik selanjutnya. “Saya merasa tidak ada hutang, karena jujur pinjaman modal dari PT Timah adalah murni untuk usaha kecil seperti ini. Tidak menjadi beban usaha,” sambungnya.

Hukum berusaha adalah bila modal tetap bergerak, maka keuntungan akan terus bertambah. Dia pun memanfaatkan bantuan modal usaha untuk keperluan bengkelnya, untuk kebutuhannya dan tabungan dia gunakan keuntungan dari bengkel. “Modalnya saya gunakan untuk buka bengkel, uang sebagian kita gunakan beli perlengkapan seperti onderdil, oli, kunci,” tambah Sunaryadi.

Harapannya, program kemitraan PT Timah terus berjalan sehingga bila ada usaha yang terkendala modal bisa terbantu. Dia pun berpesan, bagi penerima modal pertama kali agar memanfaatkan untuk usaha. “Program ini harus terus berjalan, saya yakin tidak ada lagi alasan tidak bisa buka usaha karena tidak ada modal. Karena saya rasa PT Timah dengan pintu terbuka siap memfasilitasi niat besar kita berusaha,” ungkap Sunaryadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *