Polres Bangka Data Anak Tak Sekolah, Warga Keluhkan Kenakalan Remaja, 

BANGKA,SEPUTARBABEL.COM  – Polres Bangka turun ke Rusunawa Nelayan 2, Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Polisi mendata anak-anak yang tidak bersekolah sekaligus menyerap keluhan warga terkait kenakalan remaja.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Polri Peduli Pendidikan (Polidik), Kamis (15/10/2026). Polisi menggandeng Kepala Lingkungan dan pengurus Rusunawa Nelayan 2 dalam pendataan tersebut.

Data anak yang tidak bersekolah dikumpulkan untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mereka. Polisi berharap pendataan itu dapat menjadi langkah awal untuk mendorong anak-anak tersebut kembali mendapatkan akses pendidikan.

Kasat Binmas Polres Bangka IPTU Sumarjan mengatakan persoalan pendidikan menjadi perhatian karena anak-anak merupakan generasi yang akan menentukan masa depan daerah.

“Program Polri Peduli Pendidikan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan secara layak,” kata Sumarjan.

Menurut dia, anak yang tidak bersekolah juga membutuhkan perhatian dari lingkungan sekitarnya. Karena itu, polisi tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga menggali persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kita ingin mengetahui kondisi mereka secara langsung. Dengan begitu, anak-anak yang belum bersekolah bisa mendapat perhatian dan diupayakan ada tindak lanjut sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Dalam dialog bersama warga, polisi juga menerima sejumlah keluhan mengenai perilaku remaja di lingkungan Rusunawa Nelayan 2.

Warga menyampaikan kekhawatiran terkait penyalahgunaan lem aibon dan konsumsi minuman keras yang dilakukan sebagian remaja.

Sumarjan mengatakan persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja tidak cukup hanya dilakukan oleh polisi.

“Pengawasan terhadap anak harus dilakukan bersama-sama. Orang tua, lingkungan dan masyarakat memiliki peran penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depannya,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat tidak segan menyampaikan informasi kepada kepolisian jika menemukan adanya aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kalau ada persoalan di lingkungan, silakan disampaikan kepada kami. Komunikasi seperti ini penting supaya persoalan bisa diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan Kasie Bin Penakta Subdit Bintibsos Polda Kepulauan Bangka Belitung, KBO Sat Binmas Polres Bangka, Kanit Bhabinkamtibmas, Kanit Binkamsa, Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Bangka, Kepala Lingkungan Nelayan 2 serta pengurus Rusunawa Nelayan 2.

Polres Bangka menegaskan program Polri Peduli Pendidikan tidak sebatas mendata anak yang tidak bersekolah. Polisi juga berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat untuk mengidentifikasi persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan anak-anak.

Melalui kegiatan tersebut, polisi berharap anak-anak yang belum bersekolah bisa mendapat perhatian dan pendampingan. Di saat yang sama, lingkungan masyarakat diharapkan ikut menjadi ruang yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *