Pangkalpinang, Seputarbabel.com– Cuaca yang tak menentu menjadikan wilayah Kota Pangkalpinang rawan bencana. Selain ancaman bencana banjir akibat curah hujan tinggi dan pohon tumbang juga menjadi momok bagi warga, khususnya warga seputaran Terminal Kampung Keramat. Pohon-pohon besar yang sudah tua serta menjulang tinggi kerap mengintai, karena tidak ada upaya dari instansi terkait untuk melakukan pemangkasan.
Warga pun mengeluhkan pohon yang mengancam ini. “Kami takut apabila angin kencang bisa merobohkan pohon besar dan tinggi sehingga menimpa rumah”, kata Bandarudin (63 Tahun) warga seputaran Terminal Kampung Keramat. Minggu (10/12/2017)Pagi
Menurut Bandarudin, apalagi seputaran terminal Kampung Keramat setahun yang lalu pernah terjadi musibah puting beliung yang telah merobahkan atap rumah warga.
“Padahal kami sudah menyurati Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pangkalpinang untuk melakukan pemangkasan, sementara tidak ada tindakan sama sekali,” ujar Bandarudin.
Bandarudin mengatakan, warga tidak berani melakukan pemangkasan karena masuk kawasan terminal yang merupakan tanggungjawab Pemkot Pangkalpinang. Selain itu, warga takut ada tegangan listrik yang berada dipohon-pohon yang kokoh dan tinggi tersebut.
Sementara itu, menurut Syamsumin Jauhari (48 Tahun) salah seorang warga yang tak jauh tinggal di seputaran Terminal Kampung mengatakan, dirinya telah menyampaikan aspirasi masyarakat terkait keluhan mereka ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pangkalpinang.
“Memang masyarakat seputaran Terminal Kampung Keramat sudah menyurati dinas terkait, mereka menunggu tindakan yang akan dilakukan”, kata Syamsumin Jauhari yang juga Ketua Lasmura Babel.
Menurut Syamsumin, surat yang disampaikan warga ke dinas terkait diketahui pengurus RT serta lurah setempat.
“Saya juga sudah menelpon Kepala Dinas menyampaikan aspirasi masyarakat, namun diharapkan kepada masyarakat untuk bersabar”, ujar Syamsumin.
Syamsumin mengatakan, masyarakat harus memaklumi terkait birokrasi di pemerintahan yang harus dilewati. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat dinas terkait segera melakukan pemangkasan sehingga masyarakat tidak resah”, ujarnya. (AAL)












