Senin, Juni 27News That Matters

Laporkan 2 Oknum Polisi, Nadia Minta Bantuan Ormas Pemuda Pancasila Babel Mencari Keadilan

Pangkalpinang, seputarbabel.com – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Bangka Belitung akan mengawal laporan Nadia di Propam Polda Babel.

Nadia, warga Tanjung Ketapang Toboali Bangka Selatan melaporkan kasus dugaan Pungli tambang ilegal yang diduga melibatkan oknum kepolisian Polair Bangka Selatan.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Bangka Belitung Yamowa’a Harefa mengatakan bahwa apa yang dialami oleh Nadia ini harus dikawal dan harus di dampingi.

“Pemuda Pancasila Provinsi Bangka Belitung akan mengawal dan mendampingi ibu Nadia sampai kasus ini terang benderang,” ucap Yamowa’a Jum’at (27/05/2022)

Terkait aduan Nadia ke Propam Polda Babel, Yamowa’a menyebutkan kalau Pemuda Pancasila tetap mengawal sesuai aturan meskipun secara etika dan SOP tidak bisa intervensi karena sudah masuk ranah Polri

“Secara etika dan SOP kami tidak bisa intervensi karena itu ranah Polri tapi kami percaya propam Polri akan profesianal melaksanakan tugasnya begitu juga dengan Kapolres Bangka Selatan karena beliau orang yang kredibel,” ujar Yamowa’a

Sementara itu, Nadia mengaku pada hari Jum’at (27/05) sejak pukul 14.00 WIB hingga jelang Magrib telah menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Bidang Propam Polda Bangka Belitung.

“Untuk pertanyaan terkait dimana letak punglinya saya langsung serahkan bukti-bukti yang saya miliki. Mulai dari transfer hingga pesan whatsapp. Semuanya sudah berada di tangan penyidik Propam,” kata Nadia.

Sebelumnya Nadia hadir ke Bidang Propam terkait dengan laporan yang telah dibuatnya nomor LP/06-B/V/2022/Aduan tanggal 19 Mei 2022 tentang dugaan pelanggaran kode etik profesi Polri. Pungli yang dilakukan oknum tersebut terjadi di tambang ilegal laut Suka Damai, Toboali, sejak Desember 2021 sd Maret 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.