KABAR UTAMA

Politisi Golkar Firmansyah Levi Bilang Covid19 Ancaman Nyata Masyarakat

Bangka – Covid-19 akan memperparah penyakit bawaan yang diidap pribadi seseorang, Sehingga pentingnya penerapan Perda Covid-19 untuk diterapkan masyarakat dalam dalam menjalani adaptasi Kebiasaan baru di kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka penyebarluasan Peraturan Daerah DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Firmansyah Levi, didampingi Kasi Kedaruratan BPBD Prov Kep Babel, Hardiansyah, SE mengangkat Perda No 10 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 19, yang dianggap sangat penting untuk di sosialisasikan kepada masyarakat Babel dalam menghadapi pandemic Covid 19.

Disampaikan Firmansyah Levi, pada saat menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan daerah (Perda) No 10 Tahun 2020, di Aula Pertemuan Hotel ST12, Jl. Cut Nyak Dhien, Parit Padang, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (07/05/2021).

“Terkait mensosialisasikan Perda Covid, adaptasi kebiasaan baru sangat aktual sekali karena saat ini Bangka Belitung menempati urutan ke-2 lonjakan kasus terbanyak terpapar Covid19 se-Indonesia setelah Aceh”. ujar anggota Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu.

Ditambahkannya, Perda ini dibuat bertujuan menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi, oleh karena itu peraturan daerah ini harus disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat mengingat ancaman nyata yang ditimbulkan Corona Virus Disease tersebut.

“Saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kita tercinta dalam kondisi darurat Covid dikarenakan tak ada satupun Zona Hijau di Bangka Belitung sehingga Kami (DPRD) akan mengkaji kembali serta melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru ini dimana sanksi yang ada saat ini masih lemah” terang Firmansyah Levi.

Ia juga menambahkan Dalam upaya menekan lonjakan kasus terpapar Covid19, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama TNI-POLRI juga akan rutin mengadakan razia 3M serta penerapan Protokol Kesehatan yang masih tak diindahkan oleh Pihak tertentu dengan dikenakan Sanksi denda administrasi ditempat.

“Semoga Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, jangan ada yang takut divaksin dan berharap tokoh masyarakat yang hadir disini dapat memberikan pengaruh kuat dalam menginformasikan dan menyebarluaskan perda ini kepada masyarakat luas”. Harapnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker