Bangka BelitungKABAR UTAMA

Gubernur Ajak Penyaluran CSR BUMN Dilakukan Bersama

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Upaya peningkatan perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus diupayakan. Gubernur Babel Erzaldi Rosman akan mengkoordinasikan program Corporate social responsibility (CSR), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di 7 Kabupaten/Kota. Dipastikan, dengan dilakukan bersama maka berbagai program CSR perusahaan ‘plat merah’ akan lebih dirasakan masyarakat.

Ia meminta pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, dapat dilakukan secara focus oleh seluruh BUMN di Babel, sehingga Forum BUMN dapat berperan aktif membantu, sehingga Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat terus melakukan produksinya. “Seperti telah dilakukan Pemerintah Provinsi lewat berbagai program stimulus ekonomi, kita menyentuh sektor UMKM,” ujar Erzaldi.

Bersama perwakilan perusahaan anggota Forum BUMN, di ruang rapat Tanjung Pendam. Gubernur memimpin Rapat koordinasi bersama terkait langkah – langkah strategis percepatan pemberdayaan UMKM, di Ruang Rapat Tanjung Pendam, Senin (8/2/21) lalu. Hadir langsung Ketua Forum BUMN Babel, Saeful Hadi.

Berbagai perusahaan bergerak dari mulai jasa pengiriman, jaminan kesehatan, kantor berita, perbankan dan PT Telkom. Adalah berbagai perwakilan perusahaan, mereka berbagai jabatan, sebagai pimpinan kantor, Direktur Distrik hingga Kepala Divisi, seperti Kadiv CSR PT Timah Tbk Rendi Kurniawan. “Program CSR oleh masing – masing perusahaan dapat digunakan untuk membantu para pelaku UMKM. Dimana dilakukan dengan pembinaan dan permodalan hingga pendampingan,” kata Dedi, biasa ia disapaan.

Melihat berbagai program CSR BUMN selama ini masih berjalan sendiri – sendiri. Melalui pertemuan ini, Ia meminta agar CSR yang merupakan tanggung jawab tersebut dapat dilakukan secara sinergis. Bertujuan agar CSR perusahaan lebih terarah dan manfaat lebih dirasakan masyarakat. “CSR jangan dijadikan sebuah keharusan, tetapi lebih dari itu, harus dimaknai untuk betul – betul agar meningkatkan ekonomi masyarakat,” pesan Erzaldi.

Ditemui usai acara Erzaldi meyakinkan dengan jika beberapa perusahaan, menggunakan data dari Pemprov Babel dalam penyaluran membuat hasilnya lebih maksimal. Tidak hanya itu, menurutnya indikator yang paling dapat dilihat adalah peningkatan perekonomian UMKM yang disalurkan CSR. “Pelaku UMKM diberi bantuan hendaknya tidak itu – itu saja setiap tahunya, tepi keberhasilanya terlihat jika berkembang dan mandiri dari tahun ke tahun. Tanpa ada pembinaan, pendampingan serta perencanaan yang baik pasti tidak akan berhasil,” ungkap suami Melati ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elfiyena menjelaskan tentang Kebijakan Pemberdayaan UMKM di Babel, dari 161.186 pelaku usaha, adalah mereka yang terkena dampak. Pemprov Babel terus berupaya membantu pelaku UMKM melalui pendampingan, pembinaan dan memberikan akses permodalan. Selain mengajak BUMN di Babel untuk bersinergi mendorong pelaku UMKM lebih maju.

Ia juga menjelaskan berbagai program yang sedang dikembangkan Pemprov Babel juga bersinergi dengan program CSR. Seperti bantuan kapal untuk petani lidi nipa yang sedang dikembangkan agar menjadi lebih produktif. Walau pun berbagai program PT Timah juga dikritik oleh Gubernur, namun beberapa program yang telah disalurkan juga diakuinya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker